palestina

Qatar bagikan fulus US$ 100 kepada 75 ribu keluarga miskin di Gaza

Sejak Oktober tahun lalu, Qatar juga menggelontorkan jutaan dolar Amerika Serikat saban bulan untuk membeli bahan bakar bagi pembangkit listrik di Gaza.

25 Desember 2019 13:45

Kantor-kantor pos di seantero Jalur Gaza mulai Selasa lalu membagikan fulus masing-masing US$ 100 dolar kepada 75 ribu keluarga miskin. Duit itu sumbangan dari pemerintah Qatar.

Tahun lalu, bank-bank di Gaza juga membagikan hibah uang dari Qatar untuk keluarga miskin di wilayah telah dilokade Israel sejak pertengahan 2007 itu.

Doha setuju membagikan fulus bagi keluarga miskin di Gaza setelah tercapai kesepakatan antara Israel dan beragam kelompok pejuang Palestina, termasuk Hamas.

Mei lalu, hibah duit dari Qatar dibagikan kepada 109 ribu keluarga miskin di Gaza. Sebulan kemudian, 60 ribu keluarga miskin mendapat jatah serupa.

Seorang pejabat di Komite Rekonstruksi Gaza bikinan Qatar mengungkapkan jumlah keluarga miskin penerima bantuan tunai Qatar naik turun bergantung pada keputusan Muhammad al-Amadi, Kepala Komite Rekonstruksi Gaza.

Sejak Oktober tahun lalu, Qatar juga menggelontorkan jutaan dolar Amerika Serikat saban bulan untuk membeli bahan bakar bagi pembangkit listrik di Gaza.

Dua bocah perempuan tengah melintas di depan tembok sebuah rumah bolong-bolong terkena peluru Israel di Jabaliya, Jalur Gaza, 27 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Liga Arab menolak kecam perdamaian UEA-Israel

Sedari awal Liga Arab memang sudah menunjukkan tanda merestui hubungan resmi UEA-Israel. Sebab pertemuan darurat diminta Palestina untuk menyikapi hal itu tidak direspon dan baru dijadwalkan dibahas dalam pertemuan rutin berlangsung kemarin.

Ismail Haniyah terpilih sebagai Kepala Biro Politik Hamas pada 6 Mei 2017, menggantikan Khalid Misyaal. (Al-Manar)

Pemimpin Hamas bertemu pemimpin Hizbullah di Beirut

Sejak meninggalkan Jalur Gaza akhir tahun lalu, Haniyah sudah berkunjung ke Iran, Irak, Turki, dan terakhir Libanon. Dia kini menetap di Ibu Kota Doha, Qatar.

Kepala perwakilan Hamas di Arab Saudi Muhammad Saleh al-Khoudari. (Screengrab)

Arab Saudi adili para pendukung Hamas mulai bulan ini

Di bawah kepemimpinan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, Arab Saudi telah menetapkan Hamas dan Al-Ikhwan al-Muslimun sebagai organisasi teroris dan terlarang.

Seorang pengawal pemimpin Hamas memasuki terowongan di perbatasan Rafah,  tembus dari Jalur Gaza ke Mesir, Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Selusin anggota senior Hamas dapat kewarganegaraan Turki

Erdogan Sabtu pekan lalu menerima delegasi Hamas dipimpin Haniyah.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

bocah gaza

Liga Arab menolak kecam perdamaian UEA-Israel

Sedari awal Liga Arab memang sudah menunjukkan tanda merestui hubungan resmi UEA-Israel. Sebab pertemuan darurat diminta Palestina untuk menyikapi hal itu tidak direspon dan baru dijadwalkan dibahas dalam pertemuan rutin berlangsung kemarin.

10 September 2020

TERSOHOR