palestina

Hamas tuduh televisi asal Arab Saudi jadi corong Israel

Al-Arabiya dituding telah menjadi mitra Israel dalam menjajah dan melakukan kejahatan terhadap bangsa Palestina.

16 Juli 2020 21:55

Hamas menuding stasiun televisi Al-Arabiya asal Arab Saudi menjadi corong Israel karena kerap menyebarkan berita bohong, informasi palsu, dan propaganda dibuat badan-badan keamanan Israel.

"Tindakan Al-Arabiya itu untuk merusak perjuangan rakyat Palestina dan kepercayaan rakyat terhadap perlawanan dan pembebasan Palestina (dari penjajahan Israel)," kata Hamas dalam siaran persnya diterima Abalad.co hari ini.

Hubungan Hamas dan Arab Saudi memburuk sejak Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada pertengahan 2017. Anak dari Raja Salman bin Abdul Aziz ini cenderung berpihak kepada Israel. Saudi juga telah menetapkan Hamas sebagai organisasi teroris.

Sedari itu pula, Saudi getol menangkapi anggota Hamas atau simpatisannya telah lama bermukim di negara Kabah itu. Proses peradilan terhadap anggota dan simpatisan Hamas ditahan di Saudi sudah dimulai secara rahasia sejak Maret lalu. 

Sila baca:

Arab Saudi tahan pemimpin senior Hamas

Arab Saudi tangkapi warga Palestina karena dukung Hamas

Hamas menegaskan kebijakan Al-Arabiya itu sejalan dengan kebijakan Israel ingin mengenyahkan hak-hak bangsa Palestina. Alhasil, Al-Arabiya telah menjadi mitra Israel dalam menjajah dan melakukan kejahatan terhadap bangsa Palestina.

"Rakyat kami dan perlawanan mereka lakukan akan terus berlanjut untuk menghadapi proyek Zionis sampai Palestina merdeka dan berdaulat," ujar Hamas dalam keterangan tertulisnya.

Sila baca: Apakah Hamas organisasi teroris?

 

Ismail Haniyah terpilih sebagai Kepala Biro Politik Hamas pada 6 Mei 2017, menggantikan Khalid Misyaal. (Al-Manar)

Pemimpin Hamas bertemu pemimpin Hizbullah di Beirut

Sejak meninggalkan Jalur Gaza akhir tahun lalu, Haniyah sudah berkunjung ke Iran, Irak, Turki, dan terakhir Libanon. Dia kini menetap di Ibu Kota Doha, Qatar.

Seorang pengawal pemimpin Hamas memasuki terowongan di perbatasan Rafah,  tembus dari Jalur Gaza ke Mesir, Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Selusin anggota senior Hamas dapat kewarganegaraan Turki

Erdogan Sabtu pekan lalu menerima delegasi Hamas dipimpin Haniyah.

Seorang warga mencium kening jenazah Yusuf Abu Jarad sebelum disalatkan di masjid dekat rumahnya di Bait Lahiya, Jalur Gaza, Rabu, 24 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

Tokoh senior Hamas terinfeksi Covid-19

Mahir Salah terkena Covid-19 setelah bertemu sejumlah pasien menderita virus itu.

Putra dari Jamal, nelayan di Kota Gaza, ini tengah menikmati sarapan berupa roti isi ikan sardencis kecil dan terasa pahit di sebuah pantai di Kota Gaza, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pengakuan anggota Hamas membelot ke Israel

Izzudin Husain bilang masih memiliki satu peluru kendali anti-jet tempur di rumahnya di Jalur Gaza. Hamas telah memerintahkan dia menembakkan senjata itu kalau ada helikopter Israel mendekat.





comments powered by Disqus