palestina

Pemimpin Hamas akui satu anggotanya membelot ke Israel

Para pejabat Hamas mengklaim awal bulan ini, mereka telah membekuk jaringan informan Israel di Gaza ingin melancarkan sabotase.

17 Juli 2020 14:31

Wakil Kepala Biro Politik Hamas Musa Abu Marzuq kemarin mengakui ada seorang anggotanya telah menjadi informan Israel dan akhirnya kabur dari Jalur Gaza ke negara Zionis itu setelah kedoknya mulai terbongkar.

"Hamas telah membekuk sejumlah mata-mata Israel...Bebarapa di antara mereka atau satu orang lari ke Israel dan disambut dengan hangat," kata Abu Marzuq dalam wawancara khusus dengan Al-Mayadeen, stasiun televisi asal Libanon dan pro-Hizbulah.

Pengakuan Abu Marzuq itu muncul setelah Hamas membantah laporan Al-Arabiya Sabtu pekan lalu. Stasiun televisi dari Arab Saudi ini menyebutkan Hamas sudah menangkap 16 anggotanya terlibat dalam jaringan espionase Israel dan mereka semua adalah personel dari Brigade Izzudin al-Qassam (sayap militer Hamas).

Menurut Al-Arabiya, Mossad (dinas rahasia luar negeri israel) baru-baru ini membantu pelarian mantan komandan pasukan penyelam Hamas, Muhammad Abu Ajwa, setelah kedoknya sebagai mata-mata Israel terkuak. Kejadian ini memicu penangapan besar-besaran infroman Israel oleh Hamas di Gaza.

Namun Abu Marzuq membantah anggota Hamas lari ke Israel adalah komandan senior. "Mereka anggota (Hamas) terisolasi. Tidak saling kaitan di antara mereka," ujarnya. "Mereka bukan komandan dalam Briagde Izzudin al-Qassam atau komandan dalam Hamas."

Para pejabat Hamas mengklaim awal bulan ini, mereka telah membekuk jaringan informan Israel di Gaza ingin melancarkan sabotase.

Putra dari Jamal, nelayan di Kota Gaza, ini tengah menikmati sarapan berupa roti isi ikan sardencis kecil dan terasa pahit di sebuah pantai di Kota Gaza, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pengakuan anggota Hamas membelot ke Israel

Izzudin Husain bilang masih memiliki satu peluru kendali anti-jet tempur di rumahnya di Jalur Gaza. Hamas telah memerintahkan dia menembakkan senjata itu kalau ada helikopter Israel mendekat.

Seorang pengawal pemimpin Hamas memasuki terowongan di perbatasan Rafah,  tembus dari Jalur Gaza ke Mesir, Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Mata-mata Gaza

Dua putra pemimpin Hamas juga ada yang menjadi informan Israel.

Seorang pengawal pemimpin Hamas memasuki terowongan di perbatasan Rafah,  tembus dari Jalur Gaza ke Mesir, Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Komandan pasukan laut Hamas berkhianat dan kabur ke Israel

Komandan Hamas itu kabur dengan membawa sebuah komputer jinjing, uang tunai, peralatan penyadap, dan sebundel dokumen rahasia.

Israel memakai sebuah buldoser untuk memindahkan mayat seorang pemuda Palestina di perbatasan Jalur Gaza-Israel di Khan Yunis, 23 Februari 2020. (Twitter)

Israel pindahkan mayat pemuda Palestina pakai buldoser

Militer Israel menyebut kedua warga Palestina ini mencoba menanam bahan peledak di wilayah Israel di seberang tembok perbatasan. 





comments powered by Disqus