palestina

Menteri Retno: Indonesia baru mengakui Israel jika Palestina telah merdeka dan berdaulat

Negara Palestina merdeka dan berdaulat adalah beribu kota di Yerusalem Timur dengan wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza, seperti sebelum Perang Enam hari 1967.

17 Agustus 2020 05:59

Sehari telah keluar pengumuman tercapainya perjanjian damai antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel dengan Amerika Serikat sebagai mediator, Menteri Luar Negeri UEA Syekh Abdullah bin Zayid an-Nahyan Jumat pekan lalu menelepon Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Retno mengungkapkan hal itu melalui akun Twitter dua hari lalu. Dia bilang dirinya dengan Syekh Abdullah bin Zayid membahas mengenai isu Palestina, termasuk soal kesepakatan damai dicaapai antara UEA dan Israel.

Pada kesempatan itu, dia menegaskan kembali posisi Indonesia terhadap masalah Palestina. "Penyelesaian masalah Palestina-Israel harus berdasarkan resolusi-reolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa relevan dan parameter-parameter disetujui masyarakat internasional, termasuk solusi dua negara," kata Retno.

Ini berarti negara Palestina merdeka dan berdaulat adalah beribu kota di Yerusalem Timur dengan wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza, seperti sebelum Perang Enam hari 1967. Israel juga harus memindahkan semua permukiman Yahudi dari Tepi Barat sebab 250 permukiman itu melanggar hukum internasional.

UEA menjadi negara berpenduduk mayoritas mulim keempat mencapai normalisasi hubungan dengan Israel setelah Turki, Mesir, dan Yordania. Kebijakan dilakoni UEA, Mesir, dan Yordania itu melanggar hasil dari Konferensi Tingkat Tinggi Liga Arab pada 2002 di Ibu Kota Beirut, Libanon, menyatakan negara-negara Arab baru akan mengakui eksistensi negara Zionis itu kalau Palestina sudah merdeka dan berdaulat lewat solusi dua negara.

Pemukim Yahudi pada 27 September 2021 memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa sambil membawa bendera Israel. (Al-Qastal)

770 pemukim Yahudi terobos Masjid Al-Aqsa sambil kibarkan bendera Israel

Provokasi kian menguat karena pasukan Israel melarang warga Palestina memasuki Al-Aqsa. Mereka juga menangkap seorang pemuda Palestina sedang salat.

Seorang warga Palestina di Jalur Gaza pada 15 September 2015 telah menerima bantuan fulus 320 shekel per bulan dari Qatar. (Sabq 24)

Keluarga miskin di Gaza mulai terima bantuan fulus US$ 100 dari Qatar

Secara keseluruhan Qatar menggelontorkan dana bantuan US$ 30 juta per bulan untuk Gaza.

Satu keluarga miskin di Kota Gaza bepergian menggunakan gerobak keledai, 22 Otober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Bennett: Tidak akan pernah ada negara Palestina

"Saya kira gagasan itu sebuah kesalahan mengerikan. Saya tidak akan mendukung ide ini."

Juru bicara Taliban Suhail Syahin. (Albalad.co)

Taliban: Kami tidak akui Israel karena masih jajah Palestina

Hingga saat ini, sudah delapan negara berpenduduk mayoritas muslim membuka hubungan diplomatik dengan Israel.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Hamas hukum mati dua warga Palestina karena menjadi mata-mata Israel

Di Bethlehem, pengadilan Palestina menghukum seorang lelaki lantaran berusaha menjual tanahnya kepada sejumlah pemukim Yahudi. Dia divonis 15 tahun penjara.

19 Oktober 2021

TERSOHOR