palestina

Arab Saudi adili para pendukung Hamas mulai bulan ini

Di bawah kepemimpinan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, Arab Saudi telah menetapkan Hamas dan Al-Ikhwan al-Muslimun sebagai organisasi teroris dan terlarang.

05 September 2020 13:37

Pengadilan kejahatan khusus Arab Saudi akan mengadili secara rahasia orang-orang Palestina dan Yordania ditahan lantaran mendukung Hamas.

"Proses peradilan akan dimulai dari 22 September 2020 terhadap orang-orang ditangkap karena mendukung perjuangan Palestina (menghadapi penjajah Israel)," kata Prisoners of Conscience melalui akun Twitternya Selasa lalu. Prisoners of Conscience adalah organisasi non-pemerintah memantau nasihb orang-orang ditahan sewenang-wenang di Arab Saudi. 

Selama dua tahun terakhir, Arab Saudi getol menangkapi para pendukung Hamas telah lama menetap di negara Kabah itu. Mereka ditahan termasuk pemimpin senior Hamas Muhammad Saleh al-Khoudari.

Sila baca:

Arab Saudi tahan pemimpin senior Hamas

Arab Saudi tangkapi warga Palestina karena dukung Hamas

Di bawah kepemimpinan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, Arab Saudi telah menetapkan Hamas dan Al-Ikhwan al-Muslimun sebagai organisasi teroris dan terlarang di negara Kabah itu.

Dua bocah perempuan tengah melintas di depan tembok sebuah rumah bolong-bolong terkena peluru Israel di Jabaliya, Jalur Gaza, 27 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Liga Arab menolak kecam perdamaian UEA-Israel

Sedari awal Liga Arab memang sudah menunjukkan tanda merestui hubungan resmi UEA-Israel. Sebab pertemuan darurat diminta Palestina untuk menyikapi hal itu tidak direspon dan baru dijadwalkan dibahas dalam pertemuan rutin berlangsung kemarin.

Ismail Haniyah terpilih sebagai Kepala Biro Politik Hamas pada 6 Mei 2017, menggantikan Khalid Misyaal. (Al-Manar)

Pemimpin Hamas bertemu pemimpin Hizbullah di Beirut

Sejak meninggalkan Jalur Gaza akhir tahun lalu, Haniyah sudah berkunjung ke Iran, Irak, Turki, dan terakhir Libanon. Dia kini menetap di Ibu Kota Doha, Qatar.

Seorang pengawal pemimpin Hamas memasuki terowongan di perbatasan Rafah,  tembus dari Jalur Gaza ke Mesir, Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Selusin anggota senior Hamas dapat kewarganegaraan Turki

Erdogan Sabtu pekan lalu menerima delegasi Hamas dipimpin Haniyah.

Suha Arafat, janda Yasir Arafat. (bbc.co.uk)

Janda mendiang Yasir Arafat minta maaf kepada UEA

Suha Arafat juga meminta maaf kepada ibu dari Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

bocah gaza

Liga Arab menolak kecam perdamaian UEA-Israel

Sedari awal Liga Arab memang sudah menunjukkan tanda merestui hubungan resmi UEA-Israel. Sebab pertemuan darurat diminta Palestina untuk menyikapi hal itu tidak direspon dan baru dijadwalkan dibahas dalam pertemuan rutin berlangsung kemarin.

10 September 2020

TERSOHOR