palestina

Pemimpin Hamas bertemu pemimpin Hizbullah di Beirut

Sejak meninggalkan Jalur Gaza akhir tahun lalu, Haniyah sudah berkunjung ke Iran, Irak, Turki, dan terakhir Libanon. Dia kini menetap di Ibu Kota Doha, Qatar.

06 September 2020 13:42

Sekretaris Jenderal Hizbullah Hasan Nasralllah hari ini di Ibu Kota Beirut, Libanon, menerima kunjungan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah dan wakilnya, Saleh al-Aruri, seperti diungkapkan sumber Albalad.co di Hamas.

Kedua tokoh ini membahas mengenai perkembangan mutakhir di Palestina, Libanon, dan kawasan Timur Tengah. Keduanya sepakat mempererat koordinasi dan kerjasama dalam menghadapi Israel.

Selama lawatannya di Libanon, Haniyah dan Aruri juga mengunjungi kamp pengungsi Palestina di Ain al-Hilwah, Kota Saidah, selatan Libanon.

Sejak meninggalkan Jalur Gaza akhir tahun lalu, Haniyah sudah berkunjung ke Iran, Irak, Turki, dan terakhir Libanon. Dia kini menetap di Ibu Kota Doha, Qatar.

Kalau Hamas berpusat di Jalur Gaza menyerang dari wilayah selatan negara Zionis itu, Hizbullah di selatan Libanon mengancam dari sebelah utara. Hamas beraliran Sunni dan Hizbullah berpaham Syiah sama-sama disokong oleh Iran.

Kedua kelompom anti-Israel ini pernah berperang dengan negara Bintang Daud itu. Hamas terlibat perang dengan Israel pada 2008-2009, 2012, dan 2014. Sedangkan Hizbullah berperang selama 34 hari menghadapi negeri Yahudi itu pada 2006.

Ismail Haniyah terpilih sebagai Kepala Biro Politik Hamas pada 6 Mei 2017, menggantikan Khalid Misyaal. (Al-Manar)

Pemimpin Hamas berencana kunjungi Iran dan Libanon

Sehabis Perang Gaza berlangsung 10-20 Mei, Haniyah secara terbuka berterima kasih atas sokongan dana, senjata, dan pelatihan dari Iran. 

Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal berpose bareng wakilnya, Musa Abu Marzuq, dan anggota-anggota Biro Politik Hamas lainnya di Ibu Kota Doha, Qatar. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Khalid Misyaal terpilih lagi sebagai kepala Biro Politik Hamas untuk diaspora

Misyaal akan menjabat sampai 2025. Musa Abu Marzuq menjadi wakilnya.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah saat mengunjungi kamp pengungsi Palestina di Ibu Kota Beirut, Libanon, 6 September 2020. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Hamas bantah pemimpinnya tinggal di hotel mewah selama Perang Gaza berlangsung

Pemerintah Qatar menanggung semua biaya pengeluaran Haniyah selama tinggal di Qatar.

Kamar jenis panoramic suite di Hotel Mandarin Oriental di Ibu Kota Doha, Qatar. (Booking.com)

Rombongan pemimpin Hamas menginap di hotel bintang lima di Doha selama Perang Gaza berlangsung

Jumlah keseluruhan tagihan mesti dibayar oleh rombongan Haniyah itu setelah ditambah pajak lima persen adalah Rp 14,9 miliar.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Bisnis donasi di Jalur Gaza

Banyak individu dan komunitas di Gaza sudah ditangkap karena secara ilegal meminta sumbangan lewat Facebook buat disalurkan ke warga membutuhkan.

12 Juni 2021

TERSOHOR