palestina

Honduras ingin pindahkan kedutaannya ke Yerusalem akhir tahun ini

Baru dua negara sudah membuka kedutaan mereka di Yerusalem, yakni Amerika Serikat dan Guatemala.

22 September 2020 20:30

Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez Ahad lalu bilang akan memindahkan kedutaan besar negaranya di Israel dari Ibu Kota Tel Aviv ke Yerusalem paling labat akhir tahun ini. Dia pun berharap negara Zionis itu juga segera membuka kedutaannya di Ibu Kota Tegucigalpa.

Dia menegaskan pemindahan Kedutaan Honduras ke Yerusalem dan peresmian Kedutaan Israel di Tegucigalpa untuk memperkuat alinasi kedua negara. "Kami berharap bisa mengambil langkah bersejarah ini sebelum akhir tahun sepanjang pandemi Covid-19 mereda," tulis Hernandez di akun Twitternya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sudah menyatakan akan meresmikan kedutaan negaranya sebelum pergantian tahun. Israel saat ini tidak memiliki kedutaan di Honduras tapi telah membuka sebuah kantor perwakilan diplomatik di negara Amerika Tengah itu.

Baru dua negara sudah membuka kedutaan mereka di Yerusalem, yakni Amerika Serikat dan Guatemala. Kedua negara ini sama-sama memindahkan kedutaan mereka dari Tel Aviv ke kota suci bagi tiga agama itu pada Mei 2018.

Dea, 2 tahun, menghadiri Aksi Islam Bela Al-Aqsa bareng ibunya di lapangan Monumen Nasional, Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pejabat senior Palestina dirawat di rumah sakit Israel karena terinfeksi Covid-19

Erekat dibawa ke Rumah Sakit Hadassah kemarin sore dalam keadaan parah dan memerlukan bantuan oksigen untuk pernapasan.

Pemimpin senior Hamas Muhammad Saleh al-Khoudari, 81 tahun, ditahan di Arab Saudi sejak April 2019. (Screengrab)

Amnesty minta Raja Salman bebaskan pemimpin Hamas ditahan di Saudi

68 warga Palestina dan Yordania ditahan di Arab Saudi didakwa bergabung dengan organisasi teroris.

Demonstrasi menolak rencana pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem berlangsung di Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Uni Eropa: Bantuan buat Palestina baru diberikan kalau mau bekerjasama dengan Israel

Beberapa pekan terakhir, Palestina telah meminta pinjaman darurat kepada Uni Eropa dan sejumlah negara Eropa untuk membayar gaji pegawai dan aparat keamanannya.

Pangeran Bandar bin Sultan, Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat pada 1983-2005. (BBC)

Pangeran Arab Saudi kecam para pemimpin Palestina

Menurut Pangeran Bandar, reaksi dari Hamas dan pemerintah Palestina menunjukkan kegagalan mereka dalam memperjuangkan nasib bangsa Palestina.





comments powered by Disqus