palestina

Pemimpin Hamas ikut salat jenazah Jenderal Sulaimani

Selain menghadiri salat jenazah Sulaimani, pimpinan Hamas bertakziah ke rumah mendiang di Teheran. Mereka juga bertemu komandan baru Brigade Quds Mayor Jenderal Ismail Qaani.

07 Januari 2020 15:00

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah kemarin ikut salat jenazah komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di Ibu Kota Teheran, Iran. 

Dalam pidatonya di hadapan rakyat Iran tengah berduka, termasuk pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei dan Presiden Hasan Rouhani, Haniyah memuji sokongan penuh Sulaimani dalam perjuangan bangsa Palestina menghadapi penjajah Israel. 

Menurut dia, dukungan ayah lima anak - dua lelaki dan tiga perempuan - ini telah membikin Hamas mampu mengimbangi kekuatan militer negara Zionis itu. Dia memuji Sulaimani sebagai syuhada Yerusalem. 

"Saya tegaskan perlawanan Palestina menghadapi proyekZionis dan dominasi Amerika tidak akan berhenti," kata Haniyah. "Perjuangan bakal terus berlanjut hingga penjajah terusir dari tanah air kami dan Yerusalem."

Ini lawatan pertama Haniyah keluar negeri setelah terpilih menjadi Kepala Biro Politik Hamas pada 2017. Mesir membolehkan dia meninggalkan Jalur Gaza dengan syarat tidak menghadiri prosesi pemakaman Sulaimani dan bertemu para pemimpin Iran. 

Haniyah tidak datang sendiri. Dia ditemani Wakil Kepala Biro Politik Hamas Saleh al-Aruri dan Sekretaris Jenderal Jihad Islam Ziad an-Nakhlah. 

Selain menghadiri salat jenazah Sulaimani, pimpinan Hamas bertakziah ke rumah mendiang di Teheran. Mereka juga bertemu komandan baru Brigade Quds Mayor Jenderal Ismail Qaani, seperti dilansir stasiun Al-Mayadin.

 

 

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah bertemu Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad di Putrajaya, Malaysia, 22 Januari 2020. (Albalad.co/Istimewa)

Pemimpin Hamas bertemu Mahathir

Mahathir menegaskan perlunya sebuah strategi komprehensif untuk memperkuat bangsa Palestina dalam menghadapi penjajahan Israel.

Lautan manusia menghadiri pemakaman jenazah komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di Kota Kerman, Iran, 7 Januari 2020. Penguburan mayat Sulaimani ditunda lantaran 56 pelayat tewas 213 lainnya luka akibat berdesakan. (CNN)

Jumlah pelayat tewas dalam penguburan Sulaimani bertambah jadi 56

Korban meninggal itu terdiri dari 35 lelaki dan 21 perempuan.

Lautan manusi berkumpul dalam prosesi penguburan jenazah komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di Kota Kerman, Iran, 7 Januari 2020. Namun karena 40 pelayat tewas dan 213 orang lainnya luka berdesakan, pemakaman Sulaimani ditunda. (Sky News)

Penguburan Sulaimani ditunda karena 40 pelayat tewas berdesakan

Belum diketahui sampai kapan penundaan itu berlangsung.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Lhamenei menangis sesenggukan saat memimpin salat jenazah komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di Ibu Kota Teheran, Iran, 6 Januari 2020. (Sky News)

Khamenei menangis sesenggukan saat salati jenazah Sulaimani

"Kehilangan Sulaimani sangat menyakitkan," kata Khamenei kemarin.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Israel berdaulat atas seluruh wilayah Yerusalem versi proposal damai Trump

Palestina akan diberi status negara dengan syarat tidak ada milisi di Jalur Gaza dan Palestina mengakui Israel sebagai negara Yahudi dengan Ibu Kota Yerusalem.

24 Januari 2020

TERSOHOR