palestina

Gereja Kelahiran Yesus ditutup setelah tujuh orang terinfeksi virus corona di Bethlehem

Sekitar sepuluh ribu orang saban hari mengunjungi Gereja Kelahiran Yesus. Jumlah pengunjung membludak menjelang Hari Paskah. 

06 Maret 2020 16:10

Pemerintah Palestina kemarin mengumumkan sudah ada kasus pertama virus corona Covid-19 di wilayahnya. Terdapat tujuh orang terinfeksi virus Covid-19 di Bethlehem. 

"Mereka sekarang dirawat di ruang isolasi," kata Menteri Kesehatan Palestina Mai al-Kaila melalui keterangan tertulis.

Kementerian Kesehatan Palestina menyebutkan virys Covid-19 pertama kali terdeteksi di Hotel Angel di Desa Bait Jala, Bethlehem. Dua dari satu grup turis asal Yunani pernah menginap di hotel itu sepulangnya ke negara asal terbukti mengidap virus Covid-19.

Kementerian Kesehatan Palestina kemudian memeriksa 21 orang, termasuk wisatawan Amerika Serikat dan Polandia serta pekerja hotel. Hasilnya, tujuh orang terbukti positif mengidap Covid-19. 

Sebagai bagian dari upaya mencegah penyebaran Covid-19 makin meluas, Palestina mengumumkan larangan berkunjung bagi para pelancong asing ke beragam situs bersejarah di Tepi Barat selama dua pekan, termasuk Gereja Kelahiran Yesus di Kota Bethlehem. 

Sekitar sepuluh ribu orang saban hari mengunjungi Gereja Kelahiran Yesus. Jumlah pengunjung membludak menjelang Hari Paskah. 

"Kami sedang dalam puncak liburan," ujar juru bicara Kementerian Pariwisata Palestina Jeres Qumsiyah. "Para pelancong akan pergi dan dalam hitungan hari tidak akan ada lagi turis di kota ini."

Presiden Palestina Mahmud Abbas mengumumkan keadaan darurat dan memerintakan semua sekolah serta universitas di seantero Tepi Barat diliburkan selama 30 hari. 

 

 

Kubur Yesus dalam Gereja Makam Yesus di Kota Tua, Yerusalem Timur. (holylandpilgrimages.org)

Cegah penularan Covid-19, Gereja Makam Yesus ditutup

Hingga kemarin, terdapat 2.396 penderita Covid-19 di Israel, termasuk lima orang meninggal. Sedangkan di wilayah Tepi Barat, Palestina, ada 60 orang dengan satu meninggal.

Satu keluarga bepergian dengan gerobak keledai di Kota Gaza, 23 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Wabah Covid-19 telah sampai ke Gaza

Dua penderita pertama Covid-19 di Gaza adalah lelaki berumur 30 dan 40 tahun. Mereka baru kembali dari Pakistan melalui Rafah, Mesir, Kamis lalu.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Wabah Wuhan kosongkan rumah Tuhan

Virus Covid-19 membuat warga global kelabakan. Mulai urusan dunia sampai akhirat berantakan.

Suasana salat tarawih di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, 18 Mei 2018. (Albalad.co)

Palestina tutup Masjid Al-Aqsa

Presiden Abbas tidak lagi menerima tamu agar tidak tertular Covid-19.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

keluarga gaza

Wabah Covid-19 telah sampai ke Gaza

Dua penderita pertama Covid-19 di Gaza adalah lelaki berumur 30 dan 40 tahun. Mereka baru kembali dari Pakistan melalui Rafah, Mesir, Kamis lalu.

22 Maret 2020

TERSOHOR