palestina

Netanyahu targetkan Juli untuk mulai menganeksasi Tepi Barat

"Ini sebuah peluang besar dan kita tidak akan membiarkan itu lepas," kata Netanyahu.

25 Mei 2020 22:33

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menetapkan 1 Juli sebagai permulaan kabinet membahas proses aneksasi Tepi Barat.

Dalam pertemuan hari ini dengan legislator dari Partai Likud dia pimpin, Netanyahu menekankan memasukkan wilayah permukiman-permukiman Yahudi dan Lembah Yordania di tepi Barat sebagai daerah kedaulatan israel merupakan salah satu tugas utama pemerintahannya saat ini. Dia menegaskan tidak akan mengubah tenggat Juli buat meluncurkan proses ankesasi itu.

"Kita memiliki sebuah kesempatan bersejarah tidak pernah ada sejak 1948 (tahun berdirinya negara Israel) untuk mengaplikasikan kedaulatan secara hukum sebagai sebuah langkah diplomatik di Yudea dan Samaria," kata netanyahu merujuk nama Tepi Barat dalam Alkitab. "Ini sebuah peluang besar dan kita tidak akan membiarkan itu lepas."

Palestina menganggap rencana aneksasi Tepi Barat sebagai tindakan ilegal. Pekan lalu, Palestina mengumumkan berakhirnya kerjasama keamanan dengan Israel dan Amerika Serikat sebagai protes atas rencana ankesasi itu.

Upaya buat menganeksasi Tepi Barat ini memicu kekhawatiran banyak pihak konflik dalam skala luas dan tidak kontrol bakal meletup.

Rencana aneksasi permukiman Yahudi dan Lembah Yordania itu sejalan dengan proposal damai versi Presiden Amerika serikat Donald Trump, mendorong perluasan kedaualatan Israel terhadap 30 persen wilayah di Tepi Barat.

Seorang lelaki berjalan melewati mural pengingat peristiwa Nakbah menjelang beridirnya negara Israel di Kota Gaza, Senin, 22 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Instagram minta maaf karena hapus unggahan Bella Hadid soal ayahnya orang Palestina

"Apakah kami tidak boleh menjadi orang Palestina di Instagram? Bagi saya, ini adalah pelecehan," kata supermodel Bella Hadid.

Peta negara Palestina dan Israel versi proposal damai Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Twitter)

Perubahan peta Palestina sejak belum ada negara Israel

"Saya warga negara Palestina. Dari 1921 -1948, saya memakai paspor Palestina," kata Perdana Menteri Israel Golda Meir dalam sebuah wawancara televisi pada 1970.

Dua bocah perempuan tengah melintas di depan tembok sebuah rumah bolong-bolong terkena peluru Israel di Jabaliya, Jalur Gaza, 27 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Surati Jokowi, pemimpin Hamas minta Indonesia gagalkan rencana aneksasi Israel di Tepi Barat

"(Indonesia) mengecam keras dan menolak rencana aneksasi wilayah Palestina di Tepi Barat oleh Israel," kata Faizasyah.

Jet pribadi Challenger 604 terbang dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, mendarat di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 22 Oktober 2019. (Flightradar24)

Poros Arab-Israel

Perang antara kedua poros ini diperparah pandemi penyakit, seperti virus corona Covid-19, bakal membuat isu Palestina kian terpinggirkan.





comments powered by Disqus