palestina

Surati Jokowi, pemimpin Hamas minta Indonesia gagalkan rencana aneksasi Israel di Tepi Barat

"(Indonesia) mengecam keras dan menolak rencana aneksasi wilayah Palestina di Tepi Barat oleh Israel," kata Faizasyah.

12 Juni 2020 03:36

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah secara khusus meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membantu menggagalkan rencana Israel menganeksasi wilayah Palestina di Tepi Barat. Permintaan itu disampaikan pemimpin Hamas itu melalui surat dikirim ke Jokowi selasa lalu.

Dalam surat bertanggal 5 Juni 2020 dan salinannya diterima Albalad.co tiga hari lalu, Haniyah mendesak Jokowi untuk segera mengintervensi untuk mencegah agar rencana itu tidak jadi dilaksanakan. "(Kami meminta kepada Jokowi) untuk mengintensifkan kontak dan memobilisasi berbagai upaya dengan negara-negara Islam, organisasi regional dan internasional, untuk menekankan kembali posisi masyarakat internasional mendukung hak-hak bangsa Palestina," tulis Haniyah dalam suratnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengumumkan akan memulai proses aneksasi terhadap 30 permukiman Yahudi dan wilayah Lembah Yordania di Tepi Barat pada 1 Juli.

Rencana ini mendapat reaksi keras dari Palestina dan Yordania. Presiden Palestina Mahmud Abbas langsung memutuskan kerjasama keamanan dengan Israel di Tepi Barat. Sedangkan Raja Abdullah bin Husain dari Yordania mengatakan bila aneksasi itu terjadi, dirinya mengancam akan menarik diri dari perjanjian damai dengan Israel yang ditandatangani pada 1994.

Dalam jumpa pers secara virtual dua hari lalu, pelaksana tugas juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan pemerintah Indonesia mendesak masyarakat internasional untuk menolak rencana aneksasi Israel terhadap wilayah Palestina itu. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah menyurati koleganya dari 30 negara untuk kengambil sikap sama, yakni menentang keras rencana aneksasi Israel itu.

Di samping itu, Retno Marsudi juga sudah membahas rencana aneksasi Israel ini melalui telepon dengan sejumlah menteri luar negeri dari negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI).

"(Indonesia) mengecam keras dan menolak rencana aneksasi wilayah Palestina di Tepi Barat oleh Israel. Rencana tersebut ilegal dan bertentangan dengan berbagai resolusi PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) dan hukum internasional," ujar Faizasyah. Dia menekankan kalau aneksasi itu jadi dilaksanakan, tindakan ini akan mengancam stabilitas dan keamanan di kawasan Timur Tengah. Hal tersebut juga akan makin menjauhkan penyelesaian konflik Palestina-Israel berdasarkan solusi dua negara.

Pemimpin Hamas Musa Abu Marzuq. (Algulf.net)

Pemimpin Hamas: Iran paling banyak membantu Hamas

Abu Marzuq menekan semua negara membantu Hamas terbatas, sedangkan Iran satu-satunya menolong melewati batas.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah saat mengunjungi kamp pengungsi Palestina di Ibu Kota Beirut, Libanon, 6 September 2020. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Haniyah terpilih lagi menjadi kepala Biro Politik Hamas

Empat kepala Biro Politik lainnya sudah terpilih adalah Yahya Sinwar untuk Jalur Gaza, Saleh al-Aruri buat Tepi Barat, Khalid Misyaal untuk diaspora, dan Salamah al-Qatawi buat tahanan Hamas di penjara-penjara Palestina.

Para aktivis pembela Palestina mendirikan tenda di kawasan Syekh Jarrah, Yerusalem Timur, Palestina. (Maydan al-Quds)

Bennett tidak akan usir sejumlah keluarga Palestina dari rumah mereka di Syekh Jarrah

The Nahalat Shimon Company mampu membuktikan di pengadilan mereka memiliki dokumen kepemilikan sah atas keempat rumah itu memang milik orang-orang Yahudi lari ketika terjadi Perang Arab -Israel pada 1948.

Pemimpin Hamas di Jalur Gaza Yahta Sinwar meninjau kerusakan akibat Perang Gaza pada Mei 2021. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Hamas: Kerugian akibat Perang Gaza sekitar Rp 6,9 triliun

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid menekankan solusi dua negara tidak memungkinkan saat ini. "Kami tidak bisa diminta ambil bagian dalam membangun sebuah negara mengancam keselamatan kami."





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Sejumlah toko di Gaza jual barang bantuan kemanusiaan PBB

Di toko Abu al-Khair sekantong gandum dijual seharga Rp 156 ribu, sekaleng susu (Rp 40.100), hummus (Rp 13.350), kacang lentil atau miju-miju (Rp 11.100), dan dua kilogram telur senilai Rp 35.650.

04 Agustus 2021

TERSOHOR