palestina

Abbas akan jadi calon presiden dari Fatah

Pemilihan legislatif terakhir digelar di 25 Januari 2006 dan dimenangkan oleh Hamas.

22 Januari 2021 00:45

Perdana Menteri Palestina Muhammad Syatayyah bilang Presiden Mhamud Abbas akan menjadi calon dari Fatah untuk bertarung dalam pemilihan presiden pada 31 Juli.

"Ada konsensus di Fatah untuk mencalonkan Abbas," kata Syatayyah dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Araby.

Namun sejumlah pejabat Palestina meragukan pengumuman Syatayyah itu. Sebab Komite Sentral Fatah perlu mengadakan rapat untuk menentukan kandidat presiden.

Menurut Anggota Komite Sentral Fatah Abbas Zaki, penentuan calon presiden dari Fatah harus melalui keputusan komite itu, belum mengadakan pertemuan lagi sejak pertengahan Oktober tahun lalu. "Belum ada keputusan soal kandidat presiden dan calon-calon anggota legislatif," katanya kepada situs berita Dunya al-Watan.

Abbad, 86 tahun, Jumat pekan lalu memutuskan akan menggelar tiga pemilihan umum, yakni pemilihan legislatif (22 Mei), pemilihan presiden (31 Juli), dan pemilihan Komite Nasional Palestina merupakan dewan legislatif dari PLO (Organisasi Pembebasan Palestina) pada 31 Agustus.

Palestina terakhir kali menggelar pemilihan presiden pada 9 Januari 2005 dan dimenangkan oleh Abbas. Pesta demokrasi ini dilangsungkan setelah pemimpin PLO Yasir Arafat wafat pada November 2004. Namun masa jabatan Abbas sudah habis sedari 2009.

Sedangkan pemilihan legislatif terakhir digelar di 25 Januari 2006 dan dimenangkan oleh Hamas. Namun pemerintahan Hamas bubar pada Juni 2007 setelah Amerika Serikat dan Israel menolak memberi pengakuan, serta Fatah ikut-ikutan menentang.

Biden, Bennett, dan selamat tinggal Palestina

Bennett intinya lebih mempertahankan status quo: Jalur Gaza dikuasai Hamas tetap terpisah dari Tepi Barat dikontrol Fatah.

Pemimpin Hamas di Jalur Gaza Yahta Sinwar meninjau kerusakan akibat Perang Gaza pada Mei 2021. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Hamas: Kerugian akibat Perang Gaza sekitar Rp 6,9 triliun

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid menekankan solusi dua negara tidak memungkinkan saat ini. "Kami tidak bisa diminta ambil bagian dalam membangun sebuah negara mengancam keselamatan kami."

Daftar rekening mata uang digital milik orang-orang Hamas. (National Bureau for Counter Terror Financing)

Israel sita 84 rekening mata uang digital milik Hamas

Departemen Kehakiman Amerika tahun lalu merampas paling tidak 150 rekening mata uang digital kepunyaan orang-orang Hamas.

Latihan militer digelar Hamad bagi kaum remaja Palestina di Jalur Gaza. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Hamas kirim pesan ancaman kepada tentara Israel

Penerima pesan adalah serdadu dalam jumlah besar dari berbagai batalion.





comments powered by Disqus