palestina

Rumah milik mendiang mufti Palestina akan dijadikan sinagoge

Rumah seluas 500 meter persegi itu kini tegak sendirian di atas lahan seluas 5.200 meter persegi akan dijadikan kompleks permukiman Yahudi.

24 Januari 2021 07:42

Rumah milik mendiang Mufti Palestina Amin al-Husaini di Yerusalem Timur akan diubah menjadi sinagoge. Tempat tinggal seluas 500 meter persegi itu kini berdiri sendirian di tengah lahan seluas 5.200 meter persegi bakal dibangun kompleks berisi 28 apartemen bagi para pemukim Yahudi.

Kediaman ini terletak di Syekh Jarrah, kawasan antara Kota Tua dan Bukit Scopus. Rencana pengubahan rumah mufti Palestina menjadi tempat ibadah kaum Yudaisme ini diungkap oleh Daniel Luria, juru bicara Ateret Cohanim, organisasi mendukung proyek perumahan untuk orang-orang Yahudi di Yerusalem Timur.

Namun kompleks perumahan itu belum juga dibangun. Sebab, menurut Luria, pihak pengembang sedang mengajukan permohonan rezonasasi atas lahan itu supaya bisa dibangun 70 apartemen. "Tapi bangunan bersejarah itu akan tetap dipertahankan dan diubah menjadi sinagoge," katanya.

Al-Husaini membangun rumah besar itu tapi tidak pernah ditinggali. Setelah meletup Revolusi Arab terhadap Inggris, dia menjadi buronan dan bersembunyi di Kota Tua. Ketika pasukan Inggris berusaha menangkap, dia lari meninggalkan Palestina. Inggris kemudian merampas semua hartai Al-Husaini.

Properti kepunyaan Al-Husaini di Yerusalem waktu itu termasuk the Palace Hotel (saat ini the Waldorf Astoria), the Orient House, dan rumahnya berubah menjadi the Sheperd Hotel di atas lahan bernama Karam al-Mufti.

Ketika Israel mencaplok Yerusalem Timur sehabis Perang Enam Hari pada 1967, the Shepherd Hotel diambil alih oleh the Custodian of Absentee Property. Hotel ini pada 1985 dijual kepada C and M Properties Ltd., perusahaan milik Irving Moskowitz, mendiang konglomerat kasino Amerika Serikat berdarah Yahudi. Hotel ini dijadikan tempat tinggal para pemukim Yahudi.

Ibrahim dan Muhammad Aghbariah berpose bareng orang tua mereka sebelum ditahan Israel pada Februari 1992. (The Palestinian Information Centre)

Dua warga Palestina sudah 30 tahun huni penjara Israel

Meski tinggal dalam penjara, Ibrahim serta Muhammad mampu menyelesaikan kuliahnya hingga meraih gelar magister. Mereka juga telah menulis sejumah buku dari dalam tahanan.

Menteri Kesehatan Palestina Mai al-Kaila mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 pada 5 Februari 2021. (Twitter)

Palestina diam-diam kirim 200 dosis vaksin Covid-19 ke Yordania

Pasokan itu atas permintaan keluarga kerajaan Yordania.

Sebanyak 60 mahasiswa Indonesia tengah belajar pertanian di Israel telah mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 pada 4 Februari 2021. (Albalad.co)

Israel setujui vaksinasi Covid-19 terhadap 122 ribu pekerja Palestina

Pemerintah Palestina memperkirakan program imunisasi Covid-19 akan dimulai awal bulan ini dengan kedatangan vaksin buatan AstraZeneca.

Dua bocah perempuan tengah melintas di depan tembok sebuah rumah bolong-bolong terkena peluru Israel di Jabaliya, Jalur Gaza, 27 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Profesor asal Israel sebut Netanyahu adalah penjahat perang

Perang Gaza pada 2014 menewaskan 2.310 warga Palestina serta 73 orang dari pihak Israel, termasuk 67 tentara dan satu orang Thailand.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Dua warga Palestina sudah 30 tahun huni penjara Israel

Meski tinggal dalam penjara, Ibrahim serta Muhammad mampu menyelesaikan kuliahnya hingga meraih gelar magister. Mereka juga telah menulis sejumah buku dari dalam tahanan.

03 Maret 2021

TERSOHOR