palestina

Hamas akan gelar pemilihan internal tahun ini

Khalid Misyaal dijagokan memimpin lagi Biro Politik Hamas.

30 Januari 2021 21:56

Hamas tahun ini akan menggelar pemilihan internal untuk menentukan kepala dan anggota Biro Politik serta ketua dan anggota Dewan Syura.

Sesuai aturan berlaku, pemilihan internal ini dilakukan saban empat tahun. "Prosesnya sedang berjalan, namun saya belum bisa memastikan apakah pemilihan dalam tubuh Hamas itu dilakukan sebelum atau sesudah pemilihan parlemen dan presiden Palestina," kata sumber Albalad.co di Hamas saat dihubungi melalui telepon WhatsApp malam ini.

Dia menolak menjelaskan lebih lanjut karena tidak diberi kewenangan untuk itu. Dia meminta Albalad.co menghubungi Anggota Biro Politik Hamas Musa Abu Marzuq.

Menurut sekretaris pribadinya, Abu Marzuq belum dapat melayani wawancara hari ini. "Barangkali besok saya beritahu lagi," ujar Hamid Muhammad Alaila.

Presiden Palestina Mahmud Abbas bulan ini mengumumkan akan menggelar pemilihan parlemen pada 22 Mei dan presiden di 31 Juli.

Pemilihan internal di tubuh Hamas terakhir kali dilakukan pada 2017. Mantan Perdana Menteri Ismail Haniyah terpilih menjadi Kepala Biro Politik Hamas menggantikan Khalid Misyaal.

Haniyah menjadi pentolan Hamas pertama dari Jalur Gaza menduduki jabatan eksekutif itu. Dia meninggalkan Gazza pada Desember 2019 dan tinggal bolak balik antara Ibu Kota Ankara, Turki, dan Ibu Kota Doha, Qatar.

Informasi beredar, Qatar dan Turki mendukung Misyaal untuk menjabat lagi sebagai Kepala Biro Politik Hamas.

Setahun setelah perang meletup di Suriah pada 2011, Hamas memindahkan kantor Biro Politik dari Ibu Kota Damaskus ke Doha. Sebelum berlokasi di Damaskus sejak 1997, kantor Biro Politik Hamas berada di Ibu Kota Amman, Yordania.

Biro Politik Hamas beranggotakan 15 orang dipilih oleh Dewan Syura jumlah anggotanya tetap dirahasiakan.

 

Ismail Haniyah terpilih sebagai Kepala Biro Politik Hamas pada 6 Mei 2017, menggantikan Khalid Misyaal. (Al-Manar)

Pemimpin Hamas berencana kunjungi Iran dan Libanon

Sehabis Perang Gaza berlangsung 10-20 Mei, Haniyah secara terbuka berterima kasih atas sokongan dana, senjata, dan pelatihan dari Iran. 

Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal berpose bareng wakilnya, Musa Abu Marzuq, dan anggota-anggota Biro Politik Hamas lainnya di Ibu Kota Doha, Qatar. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Khalid Misyaal terpilih lagi sebagai kepala Biro Politik Hamas untuk diaspora

Misyaal akan menjabat sampai 2025. Musa Abu Marzuq menjadi wakilnya.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah saat mengunjungi kamp pengungsi Palestina di Ibu Kota Beirut, Libanon, 6 September 2020. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Hamas bantah pemimpinnya tinggal di hotel mewah selama Perang Gaza berlangsung

Pemerintah Qatar menanggung semua biaya pengeluaran Haniyah selama tinggal di Qatar.

Pendiri sekaligus pemimpin senior Hamas di Jalur Gaza Mahmud Zahar tengah memegang senapan AK-47 milik mendiang putranya, Husam, di rumahnya, Kota Gaza, Rabu, 24 Oktober 2012. (Faisal assegaf/Albalad.co)

Pendiri Hamas: Negara Israel tidak berhak ada

"Tidak ada masa depan bagi negara Zionis di tanah kami," ujar Misyaal. "Solusi dua negara sudah mati."





comments powered by Disqus