palestina

Profesor asal Israel sebut Netanyahu adalah penjahat perang

Perang Gaza pada 2014 menewaskan 2.310 warga Palestina serta 73 orang dari pihak Israel, termasuk 67 tentara dan satu orang Thailand.

25 Februari 2021 20:50

Profesor Ilan Pappe dari Israel menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan para jenderalnya sebagai penjahat perang. Karena itu dia menyambut positif keputusan ICC (Mahkamah Kejahatan Internasional) awal bulan ini menyatakan Palestina sebagai bagian dari yurisdiksi mereka.

"Keputusan itu paling tidak secara simbolis membetulkan cara pandang selama ini dimana penindasan dan pelanggaran hak asasi terhadap warga sipil Palestina sebagai kejahatan perang," kata Pappe dalam wawancara khusus dengan Albalad.co hari ini. "Israel selama bertahun-tahun menikmati kekebalan hukum internasional."

Sila baca: Israeli leaders and generals have enjoyed international immunity for many years though committed war crimes against the Palestinians

Pengajar di Universitas Exeter, Inggris, itu mendorong Jaksa Kepala ICC Karim Ahmad Khan - baru terpilih dan bakal menjabat mulai Juni mendatang - berani menindaklanjuti keputusan bersejarah ini. Dia meminta Karim untuk menyelidiki dan menginterogasi Netanyahu dan para pejabat sipil dan militer lainnya terkait kejahatan perang dilakukan Israel selama Perang Gaza pada 2014. "Kejahatan perang itu dilakukan oleh Israel," ujar Pappe.

Sila baca: Profesor asal Israel sebut negaranya rezim kolonial dan apartheid

Perang Gaza pada 2014 berlangsung selama 8 Juli hingga 26 Agustus. Palagan ini menewaskan 2.310 warga Palestina dan 73 orang dari pihak Israel, termasuk 67 tentara dan satu orang Thailand.

Seorang pengawal pemimpin Hamas memasuki terowongan di perbatasan Rafah,  tembus dari Jalur Gaza ke Mesir, Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Amerika tolak penyelidikan ICC atas kejahatan perang Israel di Palestina

Menurut Washington DC, Palestina bukan sebuah negara.

Seorang lelaki berjalan melewati mural pengingat peristiwa Nakbah menjelang beridirnya negara Israel di Kota Gaza, Senin, 22 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

ICC mulai selidiki dugaan kejahatan perang dilakukan Israel di Palestina

ICC bulan lalu memutuskan yurisdiksinya juga mencakup wilayah Paestina, yakni Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Palestina.

Seorang lelaki berjalan melewati mural pengingat peristiwa Nakbah menjelang beridirnya negara Israel di Kota Gaza, Senin, 22 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Profesor asal Israel sebut negaranya rezim kolonial dan apartheid

"Israel akan selalu memandang orang-orang Palestina sebagai alien dan ganjalan untuk membangun negara Yahudi sejahtera di sebagian besar wilayah Palestina," kata Pappe.

Dua bocah perempuan tengah melintas di depan tembok sebuah rumah bolong-bolong terkena peluru Israel di Jabaliya, Jalur Gaza, 27 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel susun daftar rahasia berisi 300 pejabat militer dan intelijen bisa diadili karena kejahatan perang

Dalam daftar itu terdapat nama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Benny Gantz, dan Avigdor Lieberman.





comments powered by Disqus