palestina

Pemimpin Hamas minta dukungan Jokowi untuk bela Al-Aqsa dan Yerusalem Timur

Menanggapi serbuan pasukan keamanan Israel ke Al-Aqsa telah melukai ratusan orang, termasuk membuat buta tiga warga Palestina, kelompok pejuang Palestina di Jalur Gaza sejak kemarin saling serang dengan negara Zionis itu.

11 Mei 2021 22:50

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah meminta dukungan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membela rakyat Palestina dalam mempertahankan Masjid Al-Aqsa sekaligus Kota Yerusalem Timur dari agresi dan kekerasan Israel.

Dalam suratnya kepada Jokowi bertanggal 10 Mei dan salinannya diperoleh Albalad.co hari ini, Haniyah - berkedudukan di Ibu Kota Doha, Qatar - memperingatkan kekerasan dilakukan aparat keamanan Israel terhadap warga Palestina di dalam Masjid Al-Aqsa saat salat tarawih sangat berbahaya dan bisa berdampak luas.

"Saya meminta kepada Anda (Jokowi) untuk segera mengambil tindakan dan posisi tegas terhadap agresi Israel ini, serta mengupayakan mobilisasi dukungan politik dan diplomasi di dunia Arab, Islam, dan internasional untuk mencegah penjajah israel terus bertindak barbar terhadap rakyat dan wilayah Palestina, serta tempattempat suci di yerusalem, termasuk Al-Aqsa," kata Haniyah.

Bentrokan antara warga Palestina dan pasukan Israel di Al-Aqsa pekan lalu merupakan kelanjutan dari protes terhadap keputusan pengadilan israel mengusir enam keluarga Palestina dari rumah mereka di kawasan Syekh Jarrah, Yerusalem Timur, dengan alasan prperti mereka milik pemukim Yahudi sebelum 1948.

Menanggapi serbuan pasukan keamanan Israel ke Al-Aqsa telah melukai ratusan orang, termasuk membuat buta tiga warga Palestina, kelompok pejuang Palestina di Jalur Gaza sejak kemarin saling serang dengan negara Zionis itu.

Pemerintah Indonesia sudah mengecam pengusiran paksa keenam keluarga Palestina dan bentrokan di Al-Aqsa.

Pemimpin Hamas di Jalur Gaza Yahta Sinwar meninjau kerusakan akibat Perang Gaza pada Mei 2021. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Hamas: Kerugian akibat Perang Gaza sekitar Rp 6,9 triliun

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid menekankan solusi dua negara tidak memungkinkan saat ini. "Kami tidak bisa diminta ambil bagian dalam membangun sebuah negara mengancam keselamatan kami."

Tulisan lan narhal (dalam bahasa Arab berarti kami tidak akan pergi) dipasang di sebuah papan penunjuk jalan di Al-Bustan, Silwan, Yerusalem Timur, Palestina. (Quds News Network)

Hari ini batas waktu 119 rumah warga Palestina di Yerusalem harus dirobohkan sendiri oleh pemiliknya

Israel memberi dua pilihan kepada 135 keluarga Palestina itu: membongkar sendiri rumah mereka atau bisa dirobohkan aparat berwenang Israel kapan saja.

Ismail Haniyah terpilih sebagai Kepala Biro Politik Hamas pada 6 Mei 2017, menggantikan Khalid Misyaal. (Al-Manar)

Pemimpin Hamas berencana kunjungi Iran dan Libanon

Sehabis Perang Gaza berlangsung 10-20 Mei, Haniyah secara terbuka berterima kasih atas sokongan dana, senjata, dan pelatihan dari Iran. 

Buldoser Israel membongkar sebuah rumah milik warga Palestina di kawasan Silwan, Yerusalem Timur, Palestina. (Albalad.co)

Israel beritahu 1.500 keluarga Palestina di Yerusalem harga bongkar rumah Rp 123 juta

Mereka diberi waktu 21 hari untuk menerima tawaran itu.





comments powered by Disqus