palestina

Serbuan udara Israel tewaskan 60 anggota Hamas

Israel hari ini akan memutuskan apakah jadi menginvasi Gaza.

13 Mei 2021 14:36

Juru bicara militer Israel Brigadir Jenderal Hidai Zilberman hari ini bilang serbuan udara negara Zionis itu ke Jalur Gaza sejak Senin lalu telah menewaskan 60 anggota Hamas, termasuk sepuluh komandan seniornya. 

Dia menambahkan gempuran Israel juga telah meluluhlantakkan tiga gedung tinggi di Gaza. "Hamas telah kehilangan segalanya," kata Zilberman kepada wartawan. 

Mereka tewas termasuk komandan Brigade Izzudin al-Qassam (sayap militer Hamas) untuk Kota Gaza Basam Isa dan Juma Tahla, disebut sebagai orang kepercayaan Panglima Brigade Al-Qassam Muhammad Daif. 

Menurut Zilberman, pilihan untuk menginvasi Gaza akan diputuskan hari ini. 

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza menyebutkan hingga semalam, 69 warga Palestina terbunuh, termasuk 17 anak. Sedangkan 388 orang lainnya cedera. 

Sedangkan di pihak Israel, enam orang meninggal, termasuk satu tentara. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu semalam mengatakan pihaknya resmi menolak tawaran gencatan senjata disampaikan Hamas.  

Pemimpin Hamas di Jalur Gaza Yahta Sinwar meninjau kerusakan akibat Perang Gaza pada Mei 2021. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Hamas: Kerugian akibat Perang Gaza sekitar Rp 6,9 triliun

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid menekankan solusi dua negara tidak memungkinkan saat ini. "Kami tidak bisa diminta ambil bagian dalam membangun sebuah negara mengancam keselamatan kami."

Pemimpin Hamas di Jalur Gaza Yahya Sinwar berkeliling meninjau keadaan di lapangan pada 26 Mei 2021. (Albalad.co)

Hamas klaim punya terowongan sepanjang 500 kilometer dan 10 ribu pengebom bunuh diri

Militer Israel mengklaim berhasil meluluhlantakkan jaringan terowongan Hamas sepanjang seratus kilometer.

Bentrokan terjadi di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, Palestina, saat aparat keamanan menyerbu masuk ke dalam sana pada 21 Mei 2021. (Quds News)

22 anggota Hamas dan 19 dari Jihad Islam tewas dalam Perang Gaza

Israel mengklaim berhasil menghancurkan jaringan terowongan Hamas sepanjang seratus kilometer.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah mengadakan pertemuan dengan  tamunya Sekretaris Jenderal Jihad Islam Ziyad an-Nakhlah di kantornya di Ibu Kota Doha, Qatar, 12 Februari 2021. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Pemimpin Hamas berterima kasih atas dukungan dana dan senjata dari Iran

Biden menekankan tidak akan pernah ada perdamaian di Timur Tengah sampai semua negara di kawasan itu mengakui eksistensi Israel. "Komitmen saya terhadap keamanan Israel tidak pernah bergeser."





comments powered by Disqus