palestina

Indonesia, Malaysia, dan Brunei minta pasukan perdamaian ditempatkan di Yerusalem Timur

Sebagai penjajah, Israel tidak berhak atas Yerusalem Timur dan Al-Aqsa," kata OKI.

16 Mei 2021 21:56

Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam meminta pasukan perdamaian internasional ditempatkan di Yerusalem Timur untuk menjaga stabilitas di kota suci itu, termasuk kompleks Masjid Al-Aqsa.

Hal ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, dan Sultan Hassanal Bolkiah dalam pernyataan bersama dilansir hari ini. 

Namun belum ada penjelasan berapa lama pasukan perdamaian itu bakal bertugas di Yerusalem Timur dan negara mana saja akan berpartisipasi dalam pasukan ini. 

Di lain pihak, para menteri luar negeri Organisasi Konferensi Islam (OKI) hari ini bersidang darurat dan menghasilkan satu resolusi. Isinya antara lain serangan barbar Israel terhadap rakyat dan wilayah Palestina serta tempat-tempat suci merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional. 

"Sebagai penjajah, Israel tidak berhak atas Yerusalem Timur dan Al-Aqsa," kata OKI. Karena itu, untuk menciptakan stabilitas dan keamanan, Yerusalem Timur harus dibebaskan dari penjajahan Israel. 

Buldoser Israel membongkar sebuah rumah milik warga Palestina di kawasan Silwan, Yerusalem Timur, Palestina. (Albalad.co)

Israel beritahu 1.500 keluarga Palestina di Yerusalem harga bongkar rumah Rp 123 juta

Mereka diberi waktu 21 hari untuk menerima tawaran itu.

Tentara Israel bernama Kopral Gilad Shalit saat masih menjadi tawanan Hamas pada 2006-2011. (Screencapture)

Hamas rilis rekaman suara warga Israel mereka sekap

Dalam rekaman berbahasa Ibrani dilansir stasiun televisi Al-Jazeera ini, lelaki dari negara Zionis itu minta segera dibebaskan. 

Mesir pada 4 Juni 2021 mengirim alat-alat berat untuk membangun kembali Jalur Gaza telah dilanda perang pada 10-20 Mei lalu. (Twitter)

Mesir kirim alat konstruksi buat bangun kembali ke Gaza

Mesir telah menjanjikan bantuan US$ 500 juta buat membangun kembali Gaza. 

Salinan surat dari pemimpin Hamas Ismail Haniyah kepada Presiden Joko Widodo, meminta dukungan buat bela Al-Aqsa dan Yerusalem Timur. (Albalad.co)

Pemimpin Hamas minta dukungan Jokowi untuk bela Al-Aqsa dan Yerusalem Timur

Menanggapi serbuan pasukan keamanan Israel ke Al-Aqsa telah melukai ratusan orang, termasuk membuat buta tiga warga Palestina, kelompok pejuang Palestina di Jalur Gaza sejak kemarin saling serang dengan negara Zionis itu.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Bisnis donasi di Jalur Gaza

Banyak individu dan komunitas di Gaza sudah ditangkap karena secara ilegal meminta sumbangan lewat Facebook buat disalurkan ke warga membutuhkan.

12 Juni 2021

TERSOHOR