palestina

Pendukung Hamas dan Fatah bentrok di Al-Aqsa

Popularitas Hamas kian meroket setelah Perang Gaza berlangsung pada 10-20 Mei rampung. 

24 Mei 2021 07:45

Para pendukung Hamas dan Fatah kemarin malam bentrok di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, Palestina. 

Dari rekaman video ditonton oleh Albalad.co, terlihat masing-masing pendukung mengibarkan bendera faksinya. Mereka meneriakkan slogan memuji kelompok sokongannya. 

Kedua pendukung saling berhadapan. Situasi makin tegang hingga akhirnya terjadi saling dorong dan cekcok. Petugas keamana Al-Aqsa dengan sigap melerai sehingga bentrokan tidak berlangsung makin sengit. 

Popularitas Hamas kian meroket setelah Perang Gaza berlangsung pada 10-20 Mei rampung. Beberapa jam sehabis gencatan senjata Jumat pekan lalu, para pendukung Hamas merayakan kesepakatan itu di kompleks Al-Aqsa. 

Perang ini terjadi di tengah melorotnya pamor Fatah dan pemimpinnya, Mahmud Abbas.

Pemimpin Hamas di Jalur Gaza Yahta Sinwar meninjau kerusakan akibat Perang Gaza pada Mei 2021. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Hamas: Kerugian akibat Perang Gaza sekitar Rp 6,9 triliun

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid menekankan solusi dua negara tidak memungkinkan saat ini. "Kami tidak bisa diminta ambil bagian dalam membangun sebuah negara mengancam keselamatan kami."

Ribuan warga Palestina mengantar jenazah aktivis Nizar Banat ke makam pada 25 Juni 2021 di Hebron, Tepi Barat, menuntut Presiden Mahmud Abbas segera lengser. (Quds News Network)

Momentum gulingkan Abbas

Kalau Hamas berkuasa, Gaza dan Tepi Barat bisa bersatu lagi. Semangat perlawanan juga menguat.   

Dokter Fida Wisyah asal Palestina diberhentikan dari sebuah rumah sakit anak di Kota Phoenix, Amerika Serikat, karena mengkritik Israel lewat Facebook. (Al-Quds al-Arabi)

Rumah sakit di Amerika pecat dokter Palestina karena kritik Israel

"Israel sebagai negara berdiri atas dasar kebrutalan, rasisme, dan kanibalisme tidak akan bertahan lama," tulis Fida.

Pemimpin Hamas di Jalur Gaza Yahya Sinwar. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Lembaga kajian Israel sebut 112 korban tewas dalam Perang Gaza anggota milisi

Yahya Sinwar akhir bulan lalu mengklaim Perang Gaza telah membunuh 80 pejuang Palestina.





comments powered by Disqus