palestina

Israel beritahu 1.500 keluarga Palestina di Yerusalem harga bongkar rumah Rp 123 juta

Mereka diberi waktu 21 hari untuk menerima tawaran itu.

10 Juni 2021 19:54

Israel telah memberitahu aturan baru kepada 1.500 keluarga Palestina di kawasan Silwan, Yerusalem Timur, Palestina, yakni biaya bongkar tiap rumah dilakukan oleh otoritas negara Zionis itu seharga 28 ribu shekel (kini setara Rp 123.240.000). 

Bunyi pemberitahuan resmi itu adalah: "Tawaran istimewa untuk warga Palestina. Bayar 28 ribu shekel, maka otoritas Israel akan membongkar rumah Anda atas sepengetahuan Anda."

Menurut aktivis perempuan Palestina di Yerusalem bernama Abir Ziyad, penduduk Palestina diberi waktu 21 hari untuk menerima tawaran itu. "Kalau tidak, otoritas Israel bakal datang untuk meratakan tempat tinggal mereka," katanya kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp. 

Setelah mencaplok Yerusalem Timur sehabis Perang Enam Hari 1967, Israel memaksakan kebijakan buat mengubah demografi penduduk di kota itu. Salah satunya dengan menghancurkan rumah rakyat Palestina dengan alasan tidak memenuhi izin. 

Terdapat tiga kawasan di Yerusalem Timur menjadi sasaran Yahudisasi, yaitu Silwan, Syekh Jarrah, dan Isawiyah. 

Para aktivis pembela Palestina mendirikan tenda di kawasan Syekh Jarrah, Yerusalem Timur, Palestina. (Maydan al-Quds)

Bennett tidak akan usir sejumlah keluarga Palestina dari rumah mereka di Syekh Jarrah

The Nahalat Shimon Company mampu membuktikan di pengadilan mereka memiliki dokumen kepemilikan sah atas keempat rumah itu memang milik orang-orang Yahudi lari ketika terjadi Perang Arab -Israel pada 1948.

Tulisan lan narhal (dalam bahasa Arab berarti kami tidak akan pergi) dipasang di sebuah papan penunjuk jalan di Al-Bustan, Silwan, Yerusalem Timur, Palestina. (Quds News Network)

Hari ini batas waktu 119 rumah warga Palestina di Yerusalem harus dirobohkan sendiri oleh pemiliknya

Israel memberi dua pilihan kepada 135 keluarga Palestina itu: membongkar sendiri rumah mereka atau bisa dirobohkan aparat berwenang Israel kapan saja.

Ismail bin Ibrahim al-Halabi dan bayi lelakinya bernama Sajf al-Quds. (Albalad.co)

Israel tangkap lelaki Palestina karena namai bayinya Pedang Al-Quds

Saif al-Quds dilahirkan di Yerusalem Timur, Palestina, pada 15 Mei lalu, bertepatan dengan Nakbah.

Salinan surat dari pemimpin Hamas Ismail Haniyah kepada Presiden Joko Widodo, meminta dukungan buat bela Al-Aqsa dan Yerusalem Timur. (Albalad.co)

Pemimpin Hamas minta dukungan Jokowi untuk bela Al-Aqsa dan Yerusalem Timur

Menanggapi serbuan pasukan keamanan Israel ke Al-Aqsa telah melukai ratusan orang, termasuk membuat buta tiga warga Palestina, kelompok pejuang Palestina di Jalur Gaza sejak kemarin saling serang dengan negara Zionis itu.





comments powered by Disqus