palestina

Hari ini batas waktu 119 rumah warga Palestina di Yerusalem harus dirobohkan sendiri oleh pemiliknya

Israel memberi dua pilihan kepada 135 keluarga Palestina itu: membongkar sendiri rumah mereka atau bisa dirobohkan aparat berwenang Israel kapan saja.

28 Juni 2021 17:36

Hari ini menjadi batas waktu terakhir bagi 135 keluarga Palestina untuk merobohkan rumah mereka sendiri. Kalau tidak, pihak berwenang Israel akan merobohkan 119 rumah dihuni 1.550 orang Palestina di Al-Bustan, kawasan Silwan, Yerusalem Timur.

Pembongkaran paksa 119 rumah warga Palestina itu untuk memuluskan proyek Taman Arkeologi Daud. Kebijakan ini dikeluarkan oleh Balai Kota Yerusalem pada 7 Juni lalu dan 135 keluarga itu diberi waktu 21 hari sampai hari ini buat membongkar sendiri rumah mereka.

Dalam surat pemberitahuan kepada 135 keluarga, pihak Balai Kota meminta paling lambat semua penghuni di 119 rumah itu sudah harus pergi bersama harta benda mereka. "Pemerintah kota tidak bertanggung jawab atas kerusakan properti jika rumah-rumah itu tidak segera dikosongkan."

Pemerintah Kota Yerusalem secara resmi telah mengubah nama Al-Bustan (dalam bahasa Arab berarti taman) ke dalam bahasa Ibrani, yakni Gan Hamelekh (Taman Raja). Negara Zionis itu mengklaim ribuan tahun lalu aral Al-Bustan merupakan taman tempat rekreasi para raja Israel.

Israel memberi dua pilihan kepada 135 keluarga Palestina itu: membongkar sendiri rumah mereka atau bisa dirobohkan aparat berwenang Israel kapan saja.

Organisasi pro-pemukim Yahudi, Ateret Cohanim, merupakan pihak agresif memaksa keluarga-keluarga Palestina di Silwan untuk pindah dari tempat-tempat tinggal mereka. Lembaga ini sudah beroperasi di Silwan lebih dari seabad lalu.

Silwan, wilayah dihuni sekitar 33 ribu orang Palestina, berlokasi di luar benteng Kota Tua Yerusalem.

 

Pemimpin Hamas di Jalur Gaza Yahta Sinwar meninjau kerusakan akibat Perang Gaza pada Mei 2021. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Hamas: Kerugian akibat Perang Gaza sekitar Rp 6,9 triliun

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid menekankan solusi dua negara tidak memungkinkan saat ini. "Kami tidak bisa diminta ambil bagian dalam membangun sebuah negara mengancam keselamatan kami."

Buldoser Israel membongkar sebuah rumah milik warga Palestina di kawasan Silwan, Yerusalem Timur, Palestina. (Albalad.co)

Israel beritahu 1.500 keluarga Palestina di Yerusalem harga bongkar rumah Rp 123 juta

Mereka diberi waktu 21 hari untuk menerima tawaran itu.

Ismail bin Ibrahim al-Halabi dan bayi lelakinya bernama Sajf al-Quds. (Albalad.co)

Israel tangkap lelaki Palestina karena namai bayinya Pedang Al-Quds

Saif al-Quds dilahirkan di Yerusalem Timur, Palestina, pada 15 Mei lalu, bertepatan dengan Nakbah.

Salinan surat dari pemimpin Hamas Ismail Haniyah kepada Presiden Joko Widodo, meminta dukungan buat bela Al-Aqsa dan Yerusalem Timur. (Albalad.co)

Pemimpin Hamas minta dukungan Jokowi untuk bela Al-Aqsa dan Yerusalem Timur

Menanggapi serbuan pasukan keamanan Israel ke Al-Aqsa telah melukai ratusan orang, termasuk membuat buta tiga warga Palestina, kelompok pejuang Palestina di Jalur Gaza sejak kemarin saling serang dengan negara Zionis itu.





comments powered by Disqus