palestina

Makin banyak anak Palestina dijadikan pengemis di Israel

Kalau tidak ada kerjasama serius antara Palestina dan Israel, bakal makin banyak anak Palestina dieksploitasi buat menjadi pengemis jalanan di negara Bintang Daud itu.

09 Juli 2021 13:40

Terdapat beberapa orang Israel memanfaatkan anak-anak Palestina dari Tepi Barat untuk mengemis di jalanan di utara negara Zionis itu. Mereka berdiri di tepi atau simpang jalan dan meminta fulus kepada pengendara lewat.

Praktek itu sudah berlangsung bertahun-tahun namun baru mendapat sorotan pekan ini, setelah anak lelaki Palestina berumur delapan tahun tertabrak mobil Sabtu minggu lalu.

Bocah nahas itu luka serius. Dia masih terhubung dengan alat bantu pernapasan di Rumah Sakit Rambam di Kota Haifa, seperti dilansir stasiun televisi Channel 12 Rabu malam lalu. Kecelakaan menimpa pengemis anak Palestina ini bukan kejadian pertama.

Channel 12 melaporkan dalam beberapa bulan belakangan, makin banyak anak Palestina dieksploitasi oleh orang Israel buat menjadi pengemis jalanan, namun tidak diketahui berapa mereka dibayar buat melakoni pekerjaan hina itu. "Hampir di semua jalan dan simpang jalan terlihat anak-anak Palestina meminta uang atau menjual mainan."

Sejumlah polisi Israel pernah menangkap satu bocah Palestina berusia sepuluh tahun. Anak ini bilang hingga pukul 12 siang, dia berhasil mengumpulkan fulus 1.500 shekel tapi uang itu bukan buat dirinya atau keluarganya. Dut hasil mengemis itu disetorkan kepada bosnya.

Polisi bernama Marwan Falah mengatakan kepada Channel 12, para pengemis cilik Palestina itu tidak akan pernah mau menyebut siapa orang Israel menyuruh mereka. Kalau diusir, para pengemis itu pindah ke simpang jalan lain.

Channel 12 menekankan kalau tidak ada kerjasama serius antara Palestina dan Israel, bakal makin banyak anak Palestina dieksploitasi buat menjadi pengemis jalanan di negara Bintang Daud itu.

Resor Bianco segera dibuka di Jalur Gaza. (Albalad.co/Supplied)

Resor mewah segera dibuka di Gaza

Harga sewa tiap vila di resor Bianco sebesar Rp 4,4 juta semalam.

Pemimpin Hamas di Jalur Gaza Yahta Sinwar meninjau kerusakan akibat Perang Gaza pada Mei 2021. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Hamas: Kerugian akibat Perang Gaza sekitar Rp 6,9 triliun

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid menekankan solusi dua negara tidak memungkinkan saat ini. "Kami tidak bisa diminta ambil bagian dalam membangun sebuah negara mengancam keselamatan kami."

Ghadanfar Abu Atwan, pemuda Palestina berumur 27 tahun, dibebaskan dari penjara Israel pada 8 Juli 2021 setelah mogok makan selama 65 hari. (Quds News Network)

Israel bebaskan pemuda Palestina dari penjara setelah 65 hari mogok makan

Abu Atwan ingin menunjukkan betapa kebebasan sangat berharga dirinya.

Daftar rekening mata uang digital milik orang-orang Hamas. (National Bureau for Counter Terror Financing)

Israel sita 84 rekening mata uang digital milik Hamas

Departemen Kehakiman Amerika tahun lalu merampas paling tidak 150 rekening mata uang digital kepunyaan orang-orang Hamas.





comments powered by Disqus