palestina

Bennett: Tidak akan pernah ada negara Palestina

"Saya kira gagasan itu sebuah kesalahan mengerikan. Saya tidak akan mendukung ide ini."

15 September 2021 11:09

Sama seperti para pendahulunya, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menegaskan dirinya tidak akan pernah mendukung terwujudnya negara Palestina.

"Saya menentang pembentukan negara Palestina," kata Bennett dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi Kan Selasa lalu. "Saya kira gagasan itu sebuah kesalahan mengerikan. Saya tidak akan mendukung ide ini."

Pernyataan ini makin menguatkan banyak pihak ragu negara Palestina merdeka dan berdaulat dengan ibu kta YerusalemTimur dan wilayah sebelum Perang Enam Hari pada Juni 1967, dapat dibentuk.

Sila baca: Palestina, sebuah negara khayalan

Bennett menekankan pula sekarang bukan saat tepat untuk memulai perundingan dengan Palestina. Dia juga menolak bertemu Presiden Palestina Mahmud Abbas.

"Saya tidak melihat sebagai hal logis bertemu seseorang menggugat tentara Israel di Den Haag dan menuduh mereka melakukan kejahatan perang," ujarnya. "Dan di saat sama, dia membayari gaji teroris (pegawai Hamas di Jalur Gaza)."

 

Seorang warga Palestina di Jalur Gaza pada 15 September 2015 telah menerima bantuan fulus 320 shekel per bulan dari Qatar. (Sabq 24)

Keluarga miskin di Gaza mulai terima bantuan fulus US$ 100 dari Qatar

Secara keseluruhan Qatar menggelontorkan dana bantuan US$ 30 juta per bulan untuk Gaza.

Juru bicara Taliban Suhail Syahin. (Albalad.co)

Taliban: Kami tidak akui Israel karena masih jajah Palestina

Hingga saat ini, sudah delapan negara berpenduduk mayoritas muslim membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Pemimpin intifadah Marwan Barghuti mendekam dalam Penjara Hadarim di Israel sejak 2002. Dia divonis lima hukuman penjara lima kali seumur hidup dan 40 tahun. (The Palestinian Prisoners Club)

Israel masih tahan 226 mayat tahanan Palestina

Bahkan sejak 2015, sudah 81 warga Palestina wafat di penjara Israel dan jenazahnya belum diserahkan kepada kerabat mereka. 

Pemimpin Hamas Musa Abu Marzuq. (Algulf.net)

Pemimpin Hamas: Iran paling banyak membantu Hamas

Abu Marzuq menekan semua negara membantu Hamas terbatas, sedangkan Iran satu-satunya menolong melewati batas.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Sudan ambil alih aset Hamas

Hamas menjadikan negara Afrika ini sebagai tempat transit untuk beragam senjata dari Iran dan negara lainnya akan dikirim ke Jalur Gaza. 

26 September 2021

TERSOHOR