palestina

Remaja Palestina berumur 16 tahun ditembak mati setelah tusuk dua polisi Israel

Tidak lama setelah kejadian ini, Hamas mengklaim Umar adalah anggota mereka.

18 November 2021 05:04

Seorang remaja lelaki Palestina menjelang waktu salat maghrib menusuk dua polisi Israel di kawasan Kota Tua, Yerusalem Timur, Palestina.

Berdasarkan rekaman video dirilis Kepolisian Israel dan telah ditonton oleh Albalad.co, pemuda bernama Umar Abu Ashab, 16 tahun, menusuk dua polisi negara Zionis itu di Jalan Al-Wad, dekat toko penukaran mata uang asing. Pelaku ditembak mati seorang pria berkemeja lengan panjang warna putih.

Sedangkan satu polisi mengalami luka ringan di kepala dan satu lagi cedera sedang.

Berdasarkan informasi dihimpun oleh Albalad.co, Umar tinggal di kawasan Isawiyah, Yerusalem Timur. Sekitar pukul 15:52, dia menulis kepada teman-temannya dalam grup WhatsApp bernama "Para pemuda keluarga Assukah." Dia meminta maaf alau telah menyakiti perasaan mereka dan dia minta dikenang semua kebaikannya. Sehabis, itu, Umar keluar dari grup WhatsApp itu.

Mulanya, kawan-kawannya itu tidak memahami pesan ditulis Umar. Tapi setelah penusukan, mereka baru sadar.

Beberapa menit sebelum menusuk kedua polisi Israel itu, pada jam 17:22, Umar menulis status di akun media sosialnya. "Kenanglah kebaikan-kebaikan saya."

Gegara penusukan itu, polisi Israel menutup sebagian pintu masuk Kota Tua menuju kompleks Masjid Al-Aqsa.

Tidak lama setelah kejadian ini, Hamas mengklaim Umar adalah anggota mereka.

 

Pembongkaran oleh Israel terhadap pemakaman muslim Yusufiyah di Yerusalem Timur, Palestina. (Maydan al-Quds)

Israel bongkar pemakaman muslim dekat Masjid Al-Aqsa

Yerusalem Timur akan selalu bergolak lantaran Palestina dan Israel sama-sama ingin menguasai kompleks Al-Aqsa.

Para aktivis pembela Palestina mendirikan tenda di kawasan Syekh Jarrah, Yerusalem Timur, Palestina. (Maydan al-Quds)

Bennett tidak akan usir sejumlah keluarga Palestina dari rumah mereka di Syekh Jarrah

The Nahalat Shimon Company mampu membuktikan di pengadilan mereka memiliki dokumen kepemilikan sah atas keempat rumah itu memang milik orang-orang Yahudi lari ketika terjadi Perang Arab -Israel pada 1948.

Tulisan lan narhal (dalam bahasa Arab berarti kami tidak akan pergi) dipasang di sebuah papan penunjuk jalan di Al-Bustan, Silwan, Yerusalem Timur, Palestina. (Quds News Network)

Hari ini batas waktu 119 rumah warga Palestina di Yerusalem harus dirobohkan sendiri oleh pemiliknya

Israel memberi dua pilihan kepada 135 keluarga Palestina itu: membongkar sendiri rumah mereka atau bisa dirobohkan aparat berwenang Israel kapan saja.

Buldoser Israel membongkar sebuah rumah milik warga Palestina di kawasan Silwan, Yerusalem Timur, Palestina. (Albalad.co)

Israel beritahu 1.500 keluarga Palestina di Yerusalem harga bongkar rumah Rp 123 juta

Mereka diberi waktu 21 hari untuk menerima tawaran itu.





comments powered by Disqus