palestina

Polisi Israel bunuh pemuda Palestina karena tusuk seorang pemuda Yahudi

Paramedis baru diizinkan mendekat ke jenazah Syaukat malamnya.

05 Desember 2021 09:27

Dua polisi Israel menembak Muhammad Syaukat Salimah hingga tewas meski pemuda Palestina ini sudah tersungkur tidak berdaya. Kejadian mengenaskan ini berlangsung kemarin di sebuah simpang jalan dekat Bab al-Amud, salah satu pintu masuk ke Kota Tua di Yerusalem Timur, Palestina. 

Berdasarkan informasi dihimpun oleh Albalad.co, polisi negara Zionis itu menembak pemuda 25 tahun ini setelah menusuk satu pemuda Yahudi dari kelompok ultra-Orthodoks. Setelah beberapa kali menusukkan pisaunya ke lelaki Yahudi berumur 20-an tahun itu, Syaukat berusaha menyerang dua polisi Israel di dekatnya. 

Seorang polisi perempuan kemudian menembakkan senjatanya ke arah Syaukat hingga dia rebah ke tanah. Meski sudah tidak mampu berdiri, kedua polisi Israel menembakkan lagi senapan mereka. 

Jenazah Syaukat dibiarkan terbaring di lokasi peristiwa dan paramedis baru dibolehkan mendekat.

Korban adalah warga Salfit, kota Palestina di Tepi Barat bersebelahan dengan permukiman Yahudi Ariel. Dia pernah dipenjara setahun. 

Lelaki muslim asal Prancis ini dilarang masuk Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, Palestina, karena dikira orang Yahudi sedang menyamar. Kejadiannya pada 14 Januari 2022. (Shehab)

Dikira Yahudi, lelaki muslim asal Prancis dilarang masuk Masjid Al-Aqsa

sejak 2019, para peziarah Yahudi dibolehkan berdoa dengan suara pelan di areal tertentu dalam kompleks Al-Aqsa.

Pesan disampaikan Umar Abu Ashab dalam grup WhatsApp sebelum menusuk dua polisi Israel di kawasan Kota Tua, Yerusalem Timur, Palestina, 17 November 2021. (Albalad.co/Supplied)

Remaja Palestina berumur 16 tahun ditembak mati setelah tusuk dua polisi Israel

Tidak lama setelah kejadian ini, Hamas mengklaim Umar adalah anggota mereka.





comments powered by Disqus