palestina

Muhammadiyah bangun dua sekolah untuk pengungsi Palestina di Beirut

Dua sekolah ini berada di kamp Sabra dan Syatila.

11 Januari 2022 16:06

Duta Besar Indonesia untuk Libanon Hajriyanto Y. Thohari menjelaskan Muhammadiyah telah membangun dua sekolah untuk pengungsi Palestina tinggal di kamp Sabra dan Syatila, pinggiran Ibu Kota Beirut. 

Dia bilang sekolah pertama berada satu lantai dari gedung empat lantai. Sekolah pertama bernama Madrasah Muhammadiyah 1 ini sudah beroperasi sejak 2019. Satu lantai itu dibeli seharga tidak sampai US$ 100 ribu. 

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah ini mengatakan Madrasah Muhammadiyah 1 ini merupakan sekolah informal bagi semua kalangan pengungsi Palestina. Pengajarannya dibagi beberapa giliran. Di sini pula diajarkan silat Tapak Suci.

Sedangkan sekolah kedua, diberi nama Muhammadiyah Center for Health, Education, and Humanity, itu berupa bangunan tujuh lantai. "Nantinya bukan hanya ada sekolah, tapi juga klinik, taman bermain di atas gedung, pusat keterampilan, dan tempat latihan silat Tapak Suci," kata Hajriyanto saat dihubungi Albalad.co melalui telepon WhatsApp hari ini. 

Bangunan kedua itu dibeli seharga hampir US$ 200 ribu dan sedang dalam proses renovasi. Dia memperkirakan peresmian Muhammadiyah Center itu akan dilakukan pertengahan tahun ini. 

Hajriyantobilang jarak antara dua sekolah Muhammadiyah itu sekitar 400-500 meter.

Lelaki muslim asal Prancis ini dilarang masuk Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, Palestina, karena dikira orang Yahudi sedang menyamar. Kejadiannya pada 14 Januari 2022. (Shehab)

Dikira Yahudi, lelaki muslim asal Prancis dilarang masuk Masjid Al-Aqsa

sejak 2019, para peziarah Yahudi dibolehkan berdoa dengan suara pelan di areal tertentu dalam kompleks Al-Aqsa.

Dr. Fadi Muhammad al-Batasy, anggota Hamas diduga dibunuh Mossad di Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia, 21 April 2018. (Screengrab)

Pembunuh anggota Hamas di Malaysia mengaku informan Mossad

Tinggal dua pelaku masih buron. Pelaku ditangkap sudah beberapa tahun mwnjafi informan Mossad.

Pemimpin Hamas di Jalur Gaza Yahya Sinwar pada 8 Januari 2022, sehabis salat isya, mengangkat tandu jenazah saudari kandungnya, Jamilah Sinwar, menuju pemakaman di Khan Yunis, selatan Gaza. (Albalad.co/Supplied)

Saudari kandung pemimpin Hamas di Gaza wafat

Jenazah Jamilah dikuburkan kemarin malam sehabis salat isya di Khan Yunis, selatan Gaza. 





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Dikira Yahudi, lelaki muslim asal Prancis dilarang masuk Masjid Al-Aqsa

sejak 2019, para peziarah Yahudi dibolehkan berdoa dengan suara pelan di areal tertentu dalam kompleks Al-Aqsa.

16 Januari 2022

TERSOHOR