pelesir

GCC berencana terapkan visa tunggal

Warga dari 35 negara nantinya bisa mengunjungi Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Oman hanya dengan satu visa.

20 Oktober 2014 07:39

Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) berencana menerapkan visa tunggal bagi pelancong dan pebisnis dari 35 negara Arab dan negara lain.

Samira al-Gharib, Direktur Pariwisata Kementerian Perdagangan Kuwait, mengatakan kepada sebuah surat kabar lokal, menteri-menteri dalam negeri GCC tengah menggodok rencana pemberlakuan visa tunggal itu.

Warga dari 35 negara itu nantinya bisa mengunjungi Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Oman hanya dengan satu visa. "Visa bersama ini menyasar orang-orang biasa bepergian ke negara GCC," kata Samira.

Lantaran masih begitu banyak hambatan, Samira mengatakan visa tunggal GCC ini tidak bisa diberlakukan tahun depan. Sistem satu visa ini merupakan satu dari tujuh rekomendasi disampaikan untuk memajukan pariwisata di kawasan Teluk Persia.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alriyadh.com)

Arab Saudi segera terbitkan visa pelancong bulan ini

Visa turis itu seharga 440 riyal, dapat diperoleh secara onile atau setiba di Arab Saudi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan undang Bruno Mars, Alicia Keys, dan Jennifer Lopez

Untuk pertama kali pula, penonton di Arab Saudi bakal disuguhkan pertunjukan teater dan tari modern.

Desain taman hiburan Qiddiyah, tengah dibangun di Arab Saudi. (Arabian Business0

Arab Saudi akan bangun roller coaster terpanjang, tertinggi, dan tercepat sejagat

Tiga fase pertama dari proyek Qiddiyah akan dibuka untuk masyarakat umum pada 2023.

Sebuah mal di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, masih ramai pengunjung ketika waktu salat magrib tiba. (Arabian Business)

Arab Saudi izinkan restoran, toko, dan mal buka di waktu salat

Hingga tiga tahun lalu, polisi syariah masih kelihatan berpatroli di negara Kabah itu. Mereka mengusir lelaki dan perempuan dari restoran, toko, dan mal-mal untuk salat ketika azan berkumandang.





comments powered by Disqus