pelesir

Sehangat kopi Gaza

"Sebagian besar penduduk di sini minum kopi hitam tanpa gula," kata gadis Gaza bernama Nur al-Ghusain.

03 Oktober 2015 15:57

Suatu hari nan terik pada Oktober 2012 di sebuah simpang di Kota Gaza. "Mari mampir," sapa seorang lelaki pedagang kambing kurban kepada Albalad.co. Setelah menyandarkan badan di kursi plastik merah, sajian khas itu pun menghampiri: seteko tembaga berisi kopi panas dengan setoples kue kaak (kue khas Arab berasa jahe).

Seperti di negara Arab lainnya, kopi juga menjadi tradisi bagi penduduk Palestina di Jalur Gaza. Di siang nan panas, sebulan sebelum musim dingin datang itu, Albalad.co menghirup kopi hitam hangat tanpa gula, sajian khas Gaza.

Lain hari, saat bertamu ke rumah gadis bernama Hiba Ziad, kopi hitam hangat tapi pahit kembali mengaliri tenggorokan. Orang Gaza bakal selalu menyajikan kopi buat menghormati tamu.

Perawan Gaza lainnya, Nur al-Ghusain, membenarkan. "Sebagian besar penduduk di sini minum kopi hitam tanpa gula," katanya saat dihubungi Albalad.co melalui WhatsApp hari ini.

Gadis 20 tahun ini bilang anak-anak muda Gaza sekarang mulai minum kopi dengan gaya Amerika, memakai susu atau gula. "Tapi kopi hitam masih menjadi tradisi di Gaza," ujar Nur. Dia menambahkan hanya Dua, kakak perempuannya, saja pecinta kopi dalam keluarganya.

Nur menjelaskan ada dua merek kopi tersohor di kalangan warga Gaza, yakni Mazaj Coffee serta Badri & Hania Coffee. Kedua perusahaan itu berada di Gaza.

Selain dijual kiloan, ada juga kopi bungkus hemat cukup buat satu mug atau dua cangkir kecil. Harganya 1 shekel per bungkus.

Selain buat menyambut tamu, kopi juga dihidangkan saat suasana berduka. Bedanya, rumah kerabat orang meninggal bakal menyajikan kopi dalam cangkir kecil, seperti dihirup Albalad.co April lalu di kediaman orang tua Muaz al-Kasasbih di Yordania.

Muaz adalah  pilot Yordania dibakar milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) awal tahun ini di Raqqah, Suriah.

Kota Jeddah, Arab Saudi. (islam.ru)

Universitas Jeddah akan jadi kampus pertama di Arab Saudi mengajarkan bahasa Cina

Kementerian Pendidikan Arab Saudi berencana mengajarkan bahasa Cina di sekolah-sekolah khusus kaum hawa.

Batu Belah tempat keluar air minum bagi Bani Israil berlokasi di Gunung Sinai, Madyan, Arab Saudi. (Living Passages)

Supermodel Kate Moss berpose pamer paha buat promosikan lokasi wisata di Arab Saudi

Dalam sebuah pose, Kate Moss dan Alek Wek, sama-sama berpakaian serba hitam, serta Amber Valletta, bergaun putih, memamerkan paha kanannya mulai dari pangkal.

Ilustrasi perempuan Arab sedang berbicara di telepon seluler. (Arab News)

Pacaran tidak lagi tabu di Arab Saudi

Keduanya ketahuan oleh polisi syariah saat sedang berduaan di dalam mobil. Fadilah ditangkap tapi pangrean dibebaskan.

Lukisan wajah Yesus berjudul Salvator Mundi (Sang Penyelamat Dunia) karya Leonardo Da Vinci. (Arabian Business)

Arab Saudi akan bangun museum buat pajang lukisan wajah Yesus milik Bin Salman

Anak dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ini membeli lukisan buatan Leonardo da Vinci itu seharga Rp 6,3 triliun tiga tahun lalu.





comments powered by Disqus