pelesir

Berdamai di Hummus Bar

"Jika ada yang bisa menyatukan Arab dan Yahudi, hummus jawabannya," kata manajer Hummus Bar.

23 Oktober 2015 13:09

Ketika saling benci dan curiga menyelimuti wilayah Yerusalem Timur dan Tepi Barat, masih ada pihak yakin orang Israel dan Palestina bisa duduk, mengobrol, dan makan bareng.

Sejak awal bulan ini bentrokan antara warga Palestina dengan para pemukim Yahudi atau tentara Israel berlangsung saban hari. Pemimpin Hamas Ismail Haniyah sudah mengumumkan intifadah ketiga telah bergulir. Akibatnya sejauh ini 52 orang Palestina tewas dan 12 warga Israel terbunuh.

Namun pengelola restoran bernama Hummus Bar berani memberi potongan setengah harga bagi orang Yahudi dan Palestina makan bareng semeja. Rumah makan ini terletak di Kota Netanya, berjarak 30 kilometer sebelah utara Ibu Kota Tel Aviv.

Tidak ada orang Arab menghuni kota ini. Sesuai sensus tahun lalu, 99,9 persen dari 202.428 penduduk Netanya adalah warga Yahudi dan sisanya orang non-Arab.

Program makan bareng Yahudi-Arab ini diiklankan dalam bahasa Ibrani lewat Facebook 13 Oktober lalu. "Takut terhadap orang Arab? Cemas atas orang Yahudi? Kami tidak punya orang Arab! Tapi kami juga tidak ada orang Yahudi...Kami cuma punya manusia!"

Kobi Tzafrir, Manajer Hummus Bar, bilang sejak iklan itu diluncurkan, sudah beberapa kali ada tamu Arab dan Yahudi makan bersama semeja. Menu di restoran ini juga halal menurut ajaran Islam dan Yahudi. "Jika ada yang bisa menyatukan Arab dan Yahudi, hummus jawabannya," katanya kepada surat kabar the Times of Israel.

Masih ada damai di Hummus Bar.

Lama Dvora, pemimpin salah satu komunitas Buddha di Israel. (Haaretz)

Lama Dvora, komunitas Buddha di negara Zionis

Kelompok Lama Dvora ini adalah satu dari 20 komunitas Buddha ada di Israel. Tapi kelompok itu paling taat dan terikat terhadap ajaran darma Buddha.

Ilmuwan Polandia menemukan mumi pertama di dunia dalam keadaan hamil setelah memindai menggunakan sinar X. (Warsaw Mummy Project)

Ilmuwan Polandia temukan mumi hamil pertama di dunia

Mumi itu perempuan berumur kisaran 20-30 tahun dengan usia kandungan 26-30 pekan

Adegan dalam drama serial televisi bikinan Israel berjudul Our Boys. (HBO)

Drama serial televisi Israel dijual ke Indonesia

Our Boys bercerita mengenai pembunuhan warga Palestina bernama Muhammad Abu Khudair di Yerusalem oleh tiga orang Yahudi.

Ilustrasi kisah Mahabharata dan Ramayana. (East Coast Daily)

Saudi mulai ajarkan mengenai Mahabharata dan Ramayana di sekolah

Namun dalam prakteknya, Saudi masih melarang pemeluk agama lain memaki simbol agama mereka. Rumah ibadah selain masjid juga belum diizinkan untuk dibangun di negeri Dua Kota Suci itu.





comments powered by Disqus

Rubrik pelesir Terbaru

Lama Dvora, komunitas Buddha di negara Zionis

Kelompok Lama Dvora ini adalah satu dari 20 komunitas Buddha ada di Israel. Tapi kelompok itu paling taat dan terikat terhadap ajaran darma Buddha.

08 Mei 2021

TERSOHOR