pelesir

Film asal Arab Saudi raih penghargaan di Berlinale Forum

Hingga kini, atas nama syariat Islam, Arab Saudi menjadi satu-satunya negara di dunia mengharamkan bioskop.

21 Februari 2016 13:40

Film asal Arab Saudi berjudul Barakah yaqabil Barakah (Barakah bertemu Barakah) bareng film Les Sauteurs meraih penghargaan the Ecumenical Jury pada Berlinale Forum 2016, bagian dari Festival Film Internasional Berlin.

Ecumenical Jury merupakan penghargaan diberikan bagi film-film independen diputar di festival film internasional kelas atas, seperti Cannes, Prancis (sejak 1974), Berlin, Jerman (sejak 1992), Montreal, Kanada (sejak 1979), Locarno, Swiss (sejak 1973), dan Karlovy Vary, Republik Cek (sejak 1994).

Barakah yaqabil Barakah adalah film debutan bagi sutradara Mahmud Sabbagh. "Saya memakai begitu banyak aliran dalam film saya karena saya katakan kami sedang dalam proses membentuk persepsi soal film, tidak ada contoh sebelum kami," katanya kepada Reuters.

Sabbagh yakin sebagian besar rakyat Saudi ingin menonton karyanya karena video boleh dijual di negara Kabah itu. "Orang Saudi menonton dan mengonsumsi banyak karya seni, jadi ini kesempatan kami menghasilkan seni," ujarnya. "Film saya soal ruang publik, tentang kebebasan individu."

Hingga kini, atas nama syariat Islam, Arab Saudi menjadi satu-satunya negara di dunia mengharamkan bioskop.

Film komedi romantis ini bercerita soal pertemuan Barakah (diperankan oleh aktor Hisyam Fagih), pegawai negeri dari Kota Jeddah, dengan Bibi (dimainkan oleh aktris Fatimah al-Banawi), anak pungut keluarga tajir.

Fagih berharap film ini bisa memberikan gambaran mengenai kehidupan sebenarnya di negeri Dua Kota Suci itu. "Kota seperti Jeddah memberikan gambaran segar sebenarnya tentang bagaimana orang mestinya melihat Arab Saudi dan ia sebuah potret amat jujur," tuturnya.

Museum Seni Haifa di Kota Haifa, Israel. (Wikipedia)

Patung McJesus picu kemarahan warga Kristen di Israel

Leinon menekankan karyanya itu mengkritik Ronald McDonald telah menjadi simbol budaya pop mirip pemujaan atas sebuah agama.

Perempuan Arab Saudi di stadion saat perayaan hari berdirinya negara itu pada September 2017. (Arab News)

Perempuan Arab Saudi protes aturan bercadar

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman Maret lalu bilang perempuan di negara Kabah itu tidak harus berabaya atau bercadar.

Ilustrasi pengantin Arab. (americanbedu.com)

Biaya nikah kian mahal di Mesir

Tahun ini, Nadia menghabiskan sekitar 80 ribu pound (US$ 4.500) hanya untuk kebutuhan dapurnya dan keperluan buat pengantin perempuan.

Husain al-Jasim dari Uni Emirat Arab, menjadi penyanyi Arab pertama tampil dalam konser Natal tahunan di Vatikan, 15 Desember 2018. (Twitter)

Penyanyi Arab pertama tampil dalam konser Natal di Vatikan

Al-Jasmi menyanyikan lagu berjudul "We are the World" dalam konser di balai pertemuan Paulus VI.





comments powered by Disqus

Rubrik pelesir Terbaru

Patung McJesus picu kemarahan warga Kristen di Israel

Leinon menekankan karyanya itu mengkritik Ronald McDonald telah menjadi simbol budaya pop mirip pemujaan atas sebuah agama.

13 Januari 2019

TERSOHOR