pelesir

Pemerintah minta Libanon berlakukan bebas visa bagi warga Indonesia

Bali menjadi ikon bulan madu bagi warga Libanon.

29 Maret 2016 15:30

Dalam pertemuannya dengan Menteri Pariwisata Libanon Michel Pharaon kemarin, Duta Besar Indonesia untuk Libanon Achmad Chozin Chumaidy meminta pemerintah negara itu memberlakukan bebas visa bagi Indonesia.

"Sesuai asas resiprokal karena Indonesia sudah memberikan kebijakan bebas visa bagi warga negara Libanon," kata Achmad Chozin kepada Albalad.co melalui WhatsApp semalam. Dia menambahkan saling memberlakukan bebas visa ini bakal mampu meningkatkan kerja sama pariwisata di antara kedua negara.

Dia bilang Pharaon telah menyanggupi menyanggupi untuk mendukung dan merekomendasikan sejumlah festival dapat dan cocok digunakan buat mempromosikan Indonesia. Sebaliknya, Achmad Chozin mengatakan akan secara rutin menginformasikan agenda-agenda wisata berskala internasional dapat dimanfaatkan Libanon dalam mempromosikan potensinya.

Achmad Chozin menjelaskan akan ada penjajakan untuk prgram umrah bagi jamaah Indonesia ditambah melancong ke Libanon.

Jumlah pelancong Libanon ke Indonesia, menurut dia, saban tahun rata-rata 910 orang selama 2012-2015. Dia mengakui Bali masih menjadi tujuan idaman turis asal Libanon.

"Bali menjadi ikon bulan madu (buat warga Libanon)," ujar Achmad Chozin. "Menteri Luar Negeri Libanon Gibran bassil pada 1980-an berbulan madu di Bali."

Dia mengatakan wisata alam di Libanon, terutama kawasan pantai, menjadi salah satu andalan. Dia mencontohkan Pantai Raouche di Ibu Kota Beirut dan Zaitu One Bay. Selain itu, Libanon juga kaya akan peninggalan sejarah, dari zaman Phonesia, Romawi, hingga Kesultanan Usmaniyah.

Achmad Chozn menyebutkan kubur Syekh Imam Rifai, tempat singgah Nabi Khidir, dan Museum Kahlil Gibran termasuk lokasi banyak dikunjungi pelancong.

Museum Seni Haifa di Kota Haifa, Israel. (Wikipedia)

Patung McJesus picu kemarahan warga Kristen di Israel

Leinon menekankan karyanya itu mengkritik Ronald McDonald telah menjadi simbol budaya pop mirip pemujaan atas sebuah agama.

Perempuan Arab Saudi di stadion saat perayaan hari berdirinya negara itu pada September 2017. (Arab News)

Perempuan Arab Saudi protes aturan bercadar

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman Maret lalu bilang perempuan di negara Kabah itu tidak harus berabaya atau bercadar.

Ilustrasi pengantin Arab. (americanbedu.com)

Biaya nikah kian mahal di Mesir

Tahun ini, Nadia menghabiskan sekitar 80 ribu pound (US$ 4.500) hanya untuk kebutuhan dapurnya dan keperluan buat pengantin perempuan.

Husain al-Jasim dari Uni Emirat Arab, menjadi penyanyi Arab pertama tampil dalam konser Natal tahunan di Vatikan, 15 Desember 2018. (Twitter)

Penyanyi Arab pertama tampil dalam konser Natal di Vatikan

Al-Jasmi menyanyikan lagu berjudul "We are the World" dalam konser di balai pertemuan Paulus VI.





comments powered by Disqus

Rubrik pelesir Terbaru

Patung McJesus picu kemarahan warga Kristen di Israel

Leinon menekankan karyanya itu mengkritik Ronald McDonald telah menjadi simbol budaya pop mirip pemujaan atas sebuah agama.

13 Januari 2019

TERSOHOR