pelesir

UEA tujuan wisata tersohor kedua bagi pelancong muslim

Malaysia memuncaki daftar berisi 130 negara. Indonesia naik dua peringkat ke posisi keempat.

26 Maret 2016 12:27

Uni Emirat Arab (UEA) menempati peringkat kedua dalam daftar tujuan wisata terpopuler bagi kaum muslim, menurut penelitian terbaru dilakoni The MasterCard-CrescentRating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2016.

Malaysia memuncaki daftar berisi 130 negara itu. Turki di posisi ketiga, disusul Indonesia dan Qatar.

Posisi Indonesia naik dua tingkat dibanding tahun sebelumnya. Bahrain mengalami lonjakan besar dengan meningkat empat peringkat ke rangking kesepuluh.

Untuk kategori non-anggota OKI (Organisasi Konferensi Islam), Singapura menjadi tujuan pelesiran tersohor bagi wisatawan muslim. Diikuti Thailnd, Inggris, Afrika Selatan, dan Hong Kong.

Riset itu menunjukkan tahun lalu diperkirakan ada 117 juta pelancong muslim, sepuluh persen dari total wisatawan di seluruh dunia. Diprediksi bakal ada 168 juta turis muslim paling lambat 2020 dengan nilai pasar tembus US$ 200 miliar.

"Salah satu kecenderungan terbesar adalah kami melihat negara-negara non-OKI berusaha keras menggaet pelancong muslim," kata CEO CrescentRating & HalalTrip Fazal Bahardin.

Aplikasi Absyir membuat lelaki Arab Saudi dapat mengontrol pergerakan muhrimnya. (Twitter)

Lelaki Saudi bisa mengontrol muhrimnya lewat aplikasi Absyir

Lewat Absyir, pria Saudi bisa menentukan ke negara mana dan kapan muhrimnya bisa terbang serta pulang.

Penyanyi kondang dunia Mariah Carey tampil dalam konser perdananya pada Kamis malam, 31 Januari 2019, di King Abdullah Economic City, Arab Saudi. (Arab News)

Mariah Carey jadi artis perempuan internasional pertama konser di Arab Saudi

"Saya sangat girang melihat kalian semua berkumpul malam ini (Kamis malam)," kata Mariah dengan gaun hitam ketat hingga mata kaki.

Penyanyi kondang asal Amerika Serikat Mariah Carey. (Saudi Gazette)

Mariah Carey tampil di Arab Saudi pekan depan

Saudi akan menggelontorkan anggaran US$ 64 miliar buat membangun fasilitas hiburan.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Raja Salman izinkan musik dan lagu dimainkan di restoran

Sebagian ulama Wahabi masih mengharamkan musik dan lagu.





comments powered by Disqus