pelesir

Mahar secangkir kopi dan sebutir kurma

Banyak keluarga di UEA membayar hingga US$ 200 ribu hanya untuk mas kawin.

10 Mei 2016 06:37

Seorang ayah di Al-Ain, Uni Emirat Arab (UEA), mencoba melanggar tradisi berlaku di kebanyakan orang Arab di negara itu. Dia tidak meminta mahar kelewat mahal bagi lelaki ingin menikahi enam putrinya.

Bahkan mas kawin diminta pria tidak disebutkan identitasnya itu kelewat murah: secangkir kopi Arab dan sebutir kurma. Komitmen ayah enam anak ini pun segera tersebar luas di media sosial.

Dia beralasan karena terlalu tingginya mahar di UEA, banyak lelaki di negara itu segan untuk menikah. Atau bahkan memaksa mereka menikahi perempuan asing.

Al-Ain adalah kota terbesar kedua di Emirat Abu Dhabi. Saking hijaunya, Al-Ain dijuluki kota kebun, berjarak sekitar 160 kilometer sebelah timur Ibu Kota Abu Dhabi.

Al-Ain juga kota kelahiran Syekh Zayid bin Sultan an-Nahyan, presiden pertama UEA. Di Al-Ain pula terdapat populasi warga negara UEA tertinggi (30,6 persen).  

Padahal mendiang Syekh Zayid sudah menetapkan batas tertinggi mahar di UEA US$ 5.400, dengan tambahan US$ 8.100 untuk mengantisipasi jika terjadi perceraian.

Namun banyak keluarga di negara Arab Teluk itu kadang membayar hingga US$ 200 ribu hanya untuk mas kawin, seperti dilansir Al-Arabiya.

Beragam pihak juga mencemaskan kian melonjaknya biaya kawin di UEA. Seorang profesional di industri pernikahan bilang pada 2012 keluarga-keluarga di UEA rata-rata menghabiskan US$ 82 ribu untuk resepsi pernikahan, sedangkan kaum ekspatriat cuma menggelontorkan US$ 20 ribu.

Heba Ziad, gadis asal Kota Gaza, pada 2012 pernah bilang kepada Albalad.co, rata-rata mahar di Gaza US$ 7 ribu.

Tingginya mahar di kebanyakan negara Arab telah memberatkan lelaki melaksanakan sunnah nabi. Padahal ketika menikahkan putrinya, Fatimah, dengan Ali bin Abi Thalib, Rasulullah cuma meminta mas kawin baju besi kepunyaan Ali.  

Museum Seni Haifa di Kota Haifa, Israel. (Wikipedia)

Patung McJesus picu kemarahan warga Kristen di Israel

Leinon menekankan karyanya itu mengkritik Ronald McDonald telah menjadi simbol budaya pop mirip pemujaan atas sebuah agama.

Perempuan Arab Saudi di stadion saat perayaan hari berdirinya negara itu pada September 2017. (Arab News)

Perempuan Arab Saudi protes aturan bercadar

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman Maret lalu bilang perempuan di negara Kabah itu tidak harus berabaya atau bercadar.

Ilustrasi pengantin Arab. (americanbedu.com)

Biaya nikah kian mahal di Mesir

Tahun ini, Nadia menghabiskan sekitar 80 ribu pound (US$ 4.500) hanya untuk kebutuhan dapurnya dan keperluan buat pengantin perempuan.

Husain al-Jasim dari Uni Emirat Arab, menjadi penyanyi Arab pertama tampil dalam konser Natal tahunan di Vatikan, 15 Desember 2018. (Twitter)

Penyanyi Arab pertama tampil dalam konser Natal di Vatikan

Al-Jasmi menyanyikan lagu berjudul "We are the World" dalam konser di balai pertemuan Paulus VI.





comments powered by Disqus

Rubrik pelesir Terbaru

Patung McJesus picu kemarahan warga Kristen di Israel

Leinon menekankan karyanya itu mengkritik Ronald McDonald telah menjadi simbol budaya pop mirip pemujaan atas sebuah agama.

13 Januari 2019

TERSOHOR