pelesir

Tradisi Gargaun rayakan puasa perdana anak

Tradisi ini berasal dari kegembiraan Fathimah saat kelahiran putranya, Hasan bin Ali. Gargaun digelar pada hari ke-13, 14, atau 15 Ramadan.

23 Juni 2016 20:59

Bagi anak-anak di enam negara Arab Teluk, Ramadan menjadi ujian mereka pertama kali berpuasa. Kalau kuat ada hadiahnya.

Orang tua memiliki anak belia sudah mampu berpuasa di kawasan Arab Teluk biasanya menggelar perayaan pada hari ke-13, 14, atau 15 Ramadan. Tradisi ini dikenal dengan nama Gargaun atau Hag al-Laila.

Dalam perayaan Gargaun ini, anak-anak lelaki biasanya bergamis putih, sedangkan bocah perempuannya berjalabiyah warna-warni. Mereka kemudian pergi dari satu rumah ke rumah lainnya meminta permen atau kue enak.

Namun cara seperti itu jarang berlaku lagi. Gargaun, tradisi sudah berlangsung puluhan tahun, bisa digelar di rumah bareng keluarga besar atau berkumpul di pusat belanja.

"Kota-kota kian besar dan banyak orang asing tinggal di tengah kita," kata Aliya Isa, ibu warga Bahrain, kepada Al-Arabiya. "Kami percaya tidak aman lagi buat anak-anak kami berkeliaran di jalan dan mengetuk pintu tiap rumah."

Tradisi Gargaun ini diduga berasal dari kelahiran Hasan bin Ali, cucu dari Nabi Muhammad. Untuk merayakan putranya lahir pada 15 Ramadan itu, sang ibu, Fathimah, membagikan gula batang berwarna kepada orang-orang sebagai tanda gembira.

Seiring berjalannya waktu, tradisi Gargaun berevolusi. "Sekarang terlalu berbahaya membiarkan anak-anak keluar, kami merayakan Gargaun di rumah neneknya dan memberi hadiah atas kesabaran dan usaha mereka berpuasa selama 15 hari," ujar Nura Marzuq, ibu warga Uni Emirat Arab.

Saya jadi ingat anak saya pun menagih hadiah fulus saban Ramadan selesai dan dia mampu berpuasa sebulan penuh.

Cincin milik Pontius Pilate, gubernur Romawi memerintahkan penyaliban Yesus, ditemukan di Bethlehem, Tepi Barat, pada 1968. (C. Am)

Cincin milik penyalib Yesus ditemukan di Bethlehem

Pilate memerintah Yerusalem selama 26-36 Masehi.

Seorang perempuan Arab Saudi mengunggah foto dirinya berabaya terbalik di depan umum. (Twitter)

Protes aturan berpakaian, perempuan Saudi berabaya terbalik

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman telah menyatakan kaum hawa di Arab Saudi tidak wajib berabaya. Yang penting berpakaian muslimah dan sopan.

Lisa, rapper perempuan pertama Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Penyanyi rap perempuan pertama di Arab Saudi

Namanya Lisa. Dia tinggal di Kota Madinah.

Ratu kecantikan Maroko Nuhaila al-Maliki. (Supplied)

Ratu kecantikan Maroko diadili atas kematian dua anak gelandangan

Pengadilan menolak permohonan agar perempuan dijuluki Barbie Maroko itu dibebaskan dari tahanan.





comments powered by Disqus