pelesir

Doha termasuk kota paling tidak ramah bagi turis

Tidak ada satu pun kota di Timur Tengah masuk dalam daftar kota paling ramah untuk pelancong asing.

19 Agustus 2016 21:45

Doha termasuk kota paling tidak ramah bagi pelancong asing, menurut survei terbaru dilakoni majalah pelesir Condé Nast Traveller.

Ibu Kota Qatar itu menempati urutan kesepuluh dalam daftar kota paling tidak menyenangkan sejagat buat wisatawan luar negeri. Para turis menggambarkan Doha sebagai kota jelek dengan kondisi lalu lintas mengerikan. Kaum pelancong menilai para lelaki Doha kasar.

Kritik terhadap Doha ini muncul setelah sebuah laporan menyebutkan pendapatan anjlok 17,8 persen dan tingkat hunian di sana hingga April lalu melorotsampai 64 persen.

The Conde Nast Traveller menempatkan Newark di Negara Bagian New Jersey, Amerika Serikat, sebagai kota paling tidak ramah sejagat bagi pelacong. Salah satu responden menyebut Newark kota paling menyedihkan pernah dia saksikan.

Newark menggusur posisi Caracas, ibu kota Venezuela. Sedangkan kota paling tidak ramah kedua sejagat buat wisatawan adalah Tijuana di Meksiko.

Sebaliknya, Charlestown di Negara Bagian South Carolina, Amerika Serikat, dinobatkan sebagai kota paling ramah buat turis. Charlestown menggeser Sydney di Australia dari posisi puncak.

Tidak ada satu pun kota di Timur Tengah masuk dalam daftar kota paling ramah untuk pelancong asing.

Aplikasi Absyir membuat lelaki Arab Saudi dapat mengontrol pergerakan muhrimnya. (Twitter)

Lelaki Saudi bisa mengontrol muhrimnya lewat aplikasi Absyir

Lewat Absyir, pria Saudi bisa menentukan ke negara mana dan kapan muhrimnya bisa terbang serta pulang.

Penyanyi kondang dunia Mariah Carey tampil dalam konser perdananya pada Kamis malam, 31 Januari 2019, di King Abdullah Economic City, Arab Saudi. (Arab News)

Mariah Carey jadi artis perempuan internasional pertama konser di Arab Saudi

"Saya sangat girang melihat kalian semua berkumpul malam ini (Kamis malam)," kata Mariah dengan gaun hitam ketat hingga mata kaki.

Penyanyi kondang asal Amerika Serikat Mariah Carey. (Saudi Gazette)

Mariah Carey tampil di Arab Saudi pekan depan

Saudi akan menggelontorkan anggaran US$ 64 miliar buat membangun fasilitas hiburan.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Raja Salman izinkan musik dan lagu dimainkan di restoran

Sebagian ulama Wahabi masih mengharamkan musik dan lagu.





comments powered by Disqus