pelesir

Habibie-Ainun guncang Homs

"Saya salut dengan gagasan menyatukan 17 ribu pulau di Indonesia menggunakan pesawat," kata Barazi sehabis menonton Habibie-Ainun.

29 September 2016 16:05

Setelah sukses menyelenggarakan Pekan Film Indonesia di Kota Lattakia pada 21-23 September 2016, KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Ibu Kota Damaskus, Suriah, menggelar Pekan Film Indonesia di Homs pada 28—30 September 2016.

Bertempat di gedung kebudayaan, pembukaan Pekan Film Indonesia di Homs kemarin dihadiri oleh sekitar 500 penonton penasaran ingin menyaksikan film-film terbaik Indonesia, seperti dilansir siaran pers KBRI Damaskus diterima Albalad.co hari ini. 

Gemuruh tepuk tangan bergema dalam teater utama gedung kebudayaan Homs, ketika Duta Besar Indonesia untuk Suriah Djoko Harjanto, Gubernur Provinsi Homs Talal Barazi, para anggota parlemen asal Homs, dan pejabat setempat memasuki ruangan. Acara dimulai dengan mengheningkan cipta dan menyanyikan lagu kebangsaan kedua negara, dilanjutkan dengan sambutan gubernur dan duta besar Indonesia.

"Selamat datang di Kota Homs, ibu kota kebudayaan Suriah," kata Barazi. "Kami pastikan penyelenggaraan Pekan Film Indonesia di Homs akan lebih meriah dari kota lain, karena kecintaan warga Homs terhadap kebudayaan sangat besar."

Djoko bilang Pekan Film Indonesia membawa pesan perdamaian dan persahabatan pada luka konflik di Suriah. "Semoga melalui acara kebudayaan ini akan semakin menguatkan hubungan Indonesia-Suriah pada level masyarakat," ujarnya.

Membalas sambutan meriah dari gubernur dan warga Homs, Djoko secara spontan menampilkan keahliannya bermain saksofon saat acara pembukaan. Dia membawakan lagu Aku Masih Seperti yang Dulu dan Where Does My Heart Beat Now.

Film Habibie-Ainun diputar perdana pada festival film Indonesia pertama kali di Homs sukses mengguncang gedung kebudayaan Homs petang itu. "Luar biasa besar kecintaan Presiden Habibie terhadap istrinya itu," tutur penonton bernama Naya Kailani sambil menyeka air matanya. "Sungguh film sangat menyentuh hati."

"Saya salut dengan gagasan menyatukan 17 ribu pulau di Indonesia menggunakan pesawat," kata Barazi sehabis menonton Habibie-Ainun. "Di Suriah, kami hanya memiliki satu pulau saja. Saya tidak bisa membayangkan betapa besarnya Indonesia itu."

Pejabat Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Damaskus A.M. Sidqi menjelaskan Kota Homs dipilih karena merupakan kota kebudayaan memiliki fasilitas teater memadai. Homs juga berhasil menerapkan rekonsiliasi untuk mengakhiri konflik. Diplomasi perdamaian dan persahabatan melalui film akan menemukan rumahnya di Kota Homs ini."

Pada awal krisis di 2012, Homs merupakan kota paling hancur di Suriah. Hampir seluruh kawasan Kota Tua Homs hancur lebur karena konflik, seperti Masjid Khalid bin Walid dan pusat kota Homs. Bahkan Homs sempat dijuluki sebagai ibu kota revolusi dan pemberontakan. Baru pada 2014, Kota Homs berhasil dikuasai sepenuhnya oleh pemerintah Suriah melalui rekonsiliasi.

Pada 5—7 Oktober 2016 akan menjadi puncak Pekan Film Indonesia di Suriah, yaitu digelar di Gedung Opera Damaskus. Menteri kebudayaan dan kalangan diplomatik diperkirakan hadir di gedung kebudayaan termegah di negara Syam itu.

Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Penyair UEA dicegah ke luar negeri karena tolak normalisasi hubungan dengan Israel

Gegara opininya di media,, Dhabiya pada 1987 diculik dari rumahnya dan ditahan dalam sel isolasi berbulan-bulan tanpa dakwaan.

Kafe Lorca di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Trip Advisor)

Kafe khusus pemilik anjing pertama di Saudi telah beroperasi

The Barking Lot terletak di Kota Al-Khobar.

Pesawat Airbus A380 milik maskapai Emirates Airline. (Emirates)

Emirates akan sediakan makanan halal bagi penumpang Yahudi

Presiden Dewan Yahudi UEA Ross Kriel memperkirakan pengunjung dari Israel ke UEA sebanyak 150-300 ribu saban tahun.

Arab Saudi (Wikipedia)

Arab Saudi renovasi rumah Lawrence of Arabia

Selama bermukim di negara Syam itulah, Lawrence of Arabia belajar dan menjadi mahir berbahasa Arab.





comments powered by Disqus

Rubrik pelesir Terbaru

Penyair UEA dicegah ke luar negeri karena tolak normalisasi hubungan dengan Israel

Gegara opininya di media,, Dhabiya pada 1987 diculik dari rumahnya dan ditahan dalam sel isolasi berbulan-bulan tanpa dakwaan.

03 Oktober 2020

TERSOHOR