pelesir

Arab supertajir dan tradisi pelihara elang pemburu

Harga rata-rata seekor elang pemburu US$ 8 ribu.

03 Februari 2017 13:10

Elang pemburu menjadi salah satu simbol bergengsi bagi kaum Arab supertajir di kawasan Arab Teluk. Karena itu tidak mengherankan kalau dalam penerbangan dengan maskapai Qatar Airways atau Etihad, bisa ditemukan seorang Arab superkaya membawa masuk elangnya ke dalam kabin.

Tentu saja tidak gratis. Seperti kata pengusaha asal Turki Ahmet Yasar, tarif per ekor elang naik pesawat bergantung pada tujuannya. Makin jauh kian mahal.

Dia mencontohkan 80 elang kepunyaan seorang pangeran dari Arab Saudi, diterbangkan ke Kota Jeddah tiga pekan lalu dikenai harga US$ 150. Namun dia tidak menyebut dari mana 80 elang itu diangkut.

Dia mendapat kiriman foto 80 elang milik pangeran Saudi dari temannya, pilot yang menerbangkan pesawat berisi 80 elang itu. "Harga tiap elangnya US$ 8 ribu," kata Yasar kepada Albalad.co pekan ini.

Saking sayangnya, elang-elang kepunyaan kaum Arab supertajir diperlakukan istimewa layaknya manusia. Mereka diajak jalan tuannya naik mobil supermewah dan kalau sakit dirawat di rumah sakit khusus, seperti Abu Dhabi Falcon Hospital di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Di Abu Dhabi Falcon Hospital saban tahun dirawat sekitar sembilan ribu elang per tahun.

Memelihara elang merupakan tradisi di Timur Tengah berusia ribuan tahun. Kaum Arab Badui biasa menggunakan elang buat berburu.

Hatga elang melambung seiring naiknya kemakmuran negara-negara Arab Teluk setelah sumber-sumber minyak ditemukan. Bahkan ada yang mencapai satu juta pound sterling per ekor.

Para pemilik memasang cincin GPS di kaki elang agar mudah dilacak bila hilang.

Bagi kaum Arab supertajir, memelihara elang sama saja dengan mempertahankan status dan kehormatan.

Cincin milik Pontius Pilate, gubernur Romawi memerintahkan penyaliban Yesus, ditemukan di Bethlehem, Tepi Barat, pada 1968. (C. Am)

Cincin milik penyalib Yesus ditemukan di Bethlehem

Pilate memerintah Yerusalem selama 26-36 Masehi.

Seorang perempuan Arab Saudi mengunggah foto dirinya berabaya terbalik di depan umum. (Twitter)

Protes aturan berpakaian, perempuan Saudi berabaya terbalik

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman telah menyatakan kaum hawa di Arab Saudi tidak wajib berabaya. Yang penting berpakaian muslimah dan sopan.

Lisa, rapper perempuan pertama Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Penyanyi rap perempuan pertama di Arab Saudi

Namanya Lisa. Dia tinggal di Kota Madinah.

Gambar wajah Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jumlah Arab supertajir akan naik menjadi 500 orang pada 2022

Khusus di Arab Saudi, populasi Arab supertajir diperkirakan melonjak 17 persen menjadi 140 orang pada 2022.





comments powered by Disqus