pelesir

UEA berencana bangun kota dihuni manusia di Mars pada 2117

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum mengumumkan misi negara Arab pertama ke Mars pada 2015.

15 Februari 2017 17:06

Uni Emirat Arab (UEA) kemarin mengeluarkan pengumuman membikin banyak orang bengong. Negara Arab Teluk ini berencana membangun kota pertama di Planet Mars paling lambat 2117 atau satu abad mendatang.

Proyek Mars 2117, diumumkan Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA, merupakan bagian dari program nasional seratus tahun untuk menggapai kemajuan ilmu pengetahuan sehingga mampu mengirim manusia ke planet merah itu.

Dalam acara pengumuman Proyek Mars 2117 ini juga ditampilkan konsep kota bakal dibangun di Mars.

Surat kabar Gulf News melaporkan proyek tersebut akan melibatkan beragam organisasi dan lembaga ilmu pengetahuan internasional. Kota pertama bisa dihuni manusia di Mars itu akan dibangun oleh para robot.

"Pendaratan manusia di planet lain telah menjadi impian lama manusia," tulis Syekh Muhammad bin Rasyid dalam akun Twitternya. "Tujuan kami adalah UEA akan mempelopori upaya internasional untuk mewujudkan mimpi ini."  

Tahap pertama, berfokus pada pengiriman misi ilmiah ke Mars untuk memfasilitasi kehadiran manusia di planet merah tersebut. November tahun lalu, Syekh Muhammad bin Rasyid menyetujui rencana akhir dari misi Mars Hope, dijadwalkan mendarat di Mars pada 2021.

Pada 2015, dia mengumumkan misi negara Arab pertama ke Mars.  

Aplikasi Absyir membuat lelaki Arab Saudi dapat mengontrol pergerakan muhrimnya. (Twitter)

Lelaki Saudi bisa mengontrol muhrimnya lewat aplikasi Absyir

Lewat Absyir, pria Saudi bisa menentukan ke negara mana dan kapan muhrimnya bisa terbang serta pulang.

Penyanyi kondang dunia Mariah Carey tampil dalam konser perdananya pada Kamis malam, 31 Januari 2019, di King Abdullah Economic City, Arab Saudi. (Arab News)

Mariah Carey jadi artis perempuan internasional pertama konser di Arab Saudi

"Saya sangat girang melihat kalian semua berkumpul malam ini (Kamis malam)," kata Mariah dengan gaun hitam ketat hingga mata kaki.

Penyanyi kondang asal Amerika Serikat Mariah Carey. (Saudi Gazette)

Mariah Carey tampil di Arab Saudi pekan depan

Saudi akan menggelontorkan anggaran US$ 64 miliar buat membangun fasilitas hiburan.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Raja Salman izinkan musik dan lagu dimainkan di restoran

Sebagian ulama Wahabi masih mengharamkan musik dan lagu.





comments powered by Disqus