pelesir

Big Ben Aden berdentang lagi

Dibangun oleh para arsitek Inggris pada 1890.

01 Maret 2017 12:02

Setelah berpuluh tahun bisu, bangunan ikonik Menara Big Ben di Kota Aden, selatan Yaman, beroperasi lagi Senin lalu, sehabis mengalami perbaikan intensif.

Proses perbaikan Menara Big Ben Aden itu dilakukan oleh sebuah tim insinyur khusus, menurut sumber-sumber di Provinsi Aden.

Bangunan bersejarah tersohor ini kerap disebut Big Ben of the Arabs atau Big Ben of the East, mengikuti model Menara Big Ben di Ibu Kota London, Inggris. Big Ben Aden dibangun di atas sebuah bukit menghadap ke arah pelabuhan dan kawasan permukiman At-Tawahi ketika Aden masih dikuasai Inggris pada 1839-1967.

Dibangun oleh para arsitek Inggris pada 1890, Menara Big Ben Aden didirkan menggunakan batu hitam dan campuran semen khusus. Menara Big Ben Aden memiliki lebar 1,5 meter dan tinggi 22 meter.

Menara Big Ben Aden sempat ditutup pada pertengahan 1960-an dan baru dioperasikan kembali pada 1983. Namun Big Ben Aden rusak akibat perang membekap Aden di awal 1987.

Ratu Inggris Elizabeth II pernah berbulan madu di Aden pada 1954. Dia menginap Hotel the Crescent di kawasan At-Tawahi. Di sanalah dia bisa mendengarkan dentang lonceng Menara Big Ben Aden.

Aplikasi Absyir membuat lelaki Arab Saudi dapat mengontrol pergerakan muhrimnya. (Twitter)

Lelaki Saudi bisa mengontrol muhrimnya lewat aplikasi Absyir

Lewat Absyir, pria Saudi bisa menentukan ke negara mana dan kapan muhrimnya bisa terbang serta pulang.

Penyanyi kondang dunia Mariah Carey tampil dalam konser perdananya pada Kamis malam, 31 Januari 2019, di King Abdullah Economic City, Arab Saudi. (Arab News)

Mariah Carey jadi artis perempuan internasional pertama konser di Arab Saudi

"Saya sangat girang melihat kalian semua berkumpul malam ini (Kamis malam)," kata Mariah dengan gaun hitam ketat hingga mata kaki.

Penyanyi kondang asal Amerika Serikat Mariah Carey. (Saudi Gazette)

Mariah Carey tampil di Arab Saudi pekan depan

Saudi akan menggelontorkan anggaran US$ 64 miliar buat membangun fasilitas hiburan.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Raja Salman izinkan musik dan lagu dimainkan di restoran

Sebagian ulama Wahabi masih mengharamkan musik dan lagu.





comments powered by Disqus