pelesir

Lusinan perempuan berkerudung dilarang tonton konser Bryan Adams di Qatar

Mereka kaget karena tidak ada pemberitahuan saat membeli tiket.

17 Maret 2017 14:34

Lusinan perempuan berkerudung dan berjilbab Rabu malam lalu dilarang menonton konser Bryan Adams digelar di Hotel Grand Hyatt, Ibu Kota Doha, Qatar.

Aparat keamanan tidak membolehkan masuk mesku mereka datang bareng pasangan, teman, dan kerabat. Padahal mereka juga memiliki tiket konser.

Di lokasi konser - tiketnya ludes terjual - juga dijual minuman beralkohol. Kaum hawa berabaya dan berkerudung atau berjilbab memang tidak dibolehkan memasuki bar atau klub malam di Qatar.

Mereka yang dilarang menonton kaget karena tidak diberitahu soal itu ketika membeli tiket. Sebagian bingung lantaran beberapa perempuan berjilbab dibolehkan menyaksikan penampilan Bryan Adams.

Iram Kassis, ekspatriat asal Tunisia berumur 44 tahun, bilang seorang petugas meminta dirinya dan kakaknya keluar dari antrean sebab kakaknya berkerudung.

"Kami kaget banget dan minta bertemu orang berwenang untuk menjelaskan masalah ini, karena tidak ada syarat disebutkan saat kami membeli tiket," ujarnya kepada Doha News.

Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Penyair UEA dicegah ke luar negeri karena tolak normalisasi hubungan dengan Israel

Gegara opininya di media,, Dhabiya pada 1987 diculik dari rumahnya dan ditahan dalam sel isolasi berbulan-bulan tanpa dakwaan.

Kafe Lorca di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Trip Advisor)

Kafe khusus pemilik anjing pertama di Saudi telah beroperasi

The Barking Lot terletak di Kota Al-Khobar.

Pesawat Airbus A380 milik maskapai Emirates Airline. (Emirates)

Emirates akan sediakan makanan halal bagi penumpang Yahudi

Presiden Dewan Yahudi UEA Ross Kriel memperkirakan pengunjung dari Israel ke UEA sebanyak 150-300 ribu saban tahun.

Arab Saudi (Wikipedia)

Arab Saudi renovasi rumah Lawrence of Arabia

Selama bermukim di negara Syam itulah, Lawrence of Arabia belajar dan menjadi mahir berbahasa Arab.





comments powered by Disqus

Rubrik pelesir Terbaru

Penyair UEA dicegah ke luar negeri karena tolak normalisasi hubungan dengan Israel

Gegara opininya di media,, Dhabiya pada 1987 diculik dari rumahnya dan ditahan dalam sel isolasi berbulan-bulan tanpa dakwaan.

03 Oktober 2020

TERSOHOR