pelesir

Lusinan perempuan berkerudung dilarang tonton konser Bryan Adams di Qatar

Mereka kaget karena tidak ada pemberitahuan saat membeli tiket.

17 Maret 2017 14:34

Lusinan perempuan berkerudung dan berjilbab Rabu malam lalu dilarang menonton konser Bryan Adams digelar di Hotel Grand Hyatt, Ibu Kota Doha, Qatar.

Aparat keamanan tidak membolehkan masuk mesku mereka datang bareng pasangan, teman, dan kerabat. Padahal mereka juga memiliki tiket konser.

Di lokasi konser - tiketnya ludes terjual - juga dijual minuman beralkohol. Kaum hawa berabaya dan berkerudung atau berjilbab memang tidak dibolehkan memasuki bar atau klub malam di Qatar.

Mereka yang dilarang menonton kaget karena tidak diberitahu soal itu ketika membeli tiket. Sebagian bingung lantaran beberapa perempuan berjilbab dibolehkan menyaksikan penampilan Bryan Adams.

Iram Kassis, ekspatriat asal Tunisia berumur 44 tahun, bilang seorang petugas meminta dirinya dan kakaknya keluar dari antrean sebab kakaknya berkerudung.

"Kami kaget banget dan minta bertemu orang berwenang untuk menjelaskan masalah ini, karena tidak ada syarat disebutkan saat kami membeli tiket," ujarnya kepada Doha News.

Aplikasi Absyir membuat lelaki Arab Saudi dapat mengontrol pergerakan muhrimnya. (Twitter)

Lelaki Saudi bisa mengontrol muhrimnya lewat aplikasi Absyir

Lewat Absyir, pria Saudi bisa menentukan ke negara mana dan kapan muhrimnya bisa terbang serta pulang.

Penyanyi kondang dunia Mariah Carey tampil dalam konser perdananya pada Kamis malam, 31 Januari 2019, di King Abdullah Economic City, Arab Saudi. (Arab News)

Mariah Carey jadi artis perempuan internasional pertama konser di Arab Saudi

"Saya sangat girang melihat kalian semua berkumpul malam ini (Kamis malam)," kata Mariah dengan gaun hitam ketat hingga mata kaki.

Penyanyi kondang asal Amerika Serikat Mariah Carey. (Saudi Gazette)

Mariah Carey tampil di Arab Saudi pekan depan

Saudi akan menggelontorkan anggaran US$ 64 miliar buat membangun fasilitas hiburan.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Raja Salman izinkan musik dan lagu dimainkan di restoran

Sebagian ulama Wahabi masih mengharamkan musik dan lagu.





comments powered by Disqus