pelesir

Penumpang ke Amerika dari 10 bandara di Timur Tengah dilarang bawa alat elektronik dalam kabin

Berlaku hingga 14 Oktober dan bisa diperpanjang setahun kalau diperlukan.

21 Maret 2017 22:28

Para penumpang tujuan Amerika Serikat berangkat dari sepuluh bandar udara di Timur Tengah dilarang membawa peralatan elektronik lebih besar ketimbang telepon seluler ke dalam kabin. Aturan itu mulai berlaku hari ini.

Namun penumpang masih bisa membawa komputer jinjing, tablet, dan peralatan elektronik lainnya dalam bagasi. Selain telepon seluler, peralatan medis boleh dibawa ke dalam kabin penumpang. Larangan ini tidak berlaku bagi kru pesawat.

Kesepuluh bandar udara itu adalah Bandar Udara Internasional Ratu Alia (Amman, Yordania), Bandar Udara Internasional Kairo (Mesir), Bandar Udara Internasional Ataturk (Istanbul, Turki), Bandar Udara Internasional Raja Abdul Aziz (Jeddah, Arab Saudi), Bandar Udara Internasional Raja Khalid (Riyadh, Arab Saudi), Bandar Udara Internasional Kuwait (Kuwait), Bandar Udara Internasional Muhammad V (Kasablanka, Maroko), Bandar Udara Internasional Hamad (Doha, Qatar), Bandar Udara Internasional Dubai (Uni Emirat Arab), dan Bandar Udara Internasional Abu Dhabi (Uni Emirat Arab).

Secara keseluruhan ada 50 penerbangan saban hari dari kesepuluh bandar udara itu menuju Amerika, tapi tidak ada maskapai negara adikuasa masuk dalam larangan karena mereka tidak membuka penerbangan langsung dari sana.

Larangan tersebut berlaku bagi maskapai Royal Jordanian, EgyptAir, Turkish Airlines, Saudi Airlines, Kuwait Airways, Royal Air Maroc, Qatar Airways, Emirates Airline, dan Etihad Airways.

Aturan baru tersebut pertama kali diumumkan bukan oleh pejabat Amerika, tapi melalui akun Twitter Royal Jordanian kemarin sore. Maskapai dari Yordania ini memiliki rute ke tiga kota di Amerika, yakni New York, Chicago, dan Detroit.

Emirates melansir hal serupa hari ini.

"Larangan itu diberlakukan atas hasil evaluasi intelijen dan kami kira benar hal ini diterapkan untuk menjamin keamanan perjalanan masyarakat," kata seorang pejabat Amerika menolak ditulis namanya.

Kebijakan ini berdasarkan pertimbangan keberhasilan sejumlah serangan teroris terhadap pesawat penumpang komersial dalam beberapa tahun terakhir.

Juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika David Lapan bilang aturan itu berlaku hingga 14 Oktober dan bisa diperpanjang untuk setahun berikutnya bila diperlukan. Tapi dia tidak menjelaskan apakah bandar udara lain juga bisa terkena larangan serupa.

Bila tidak bisa melaksanakan kebijakan ini, izin operasi sembilan maskapai asal Timur Tengah di Amerika itu terancam dicabut.

Restoran di Dubai, Uni Emirat Arab. (Gulf Business)

Restoran dan bar di Dubai boleh sajikan makanan dan minuman beralkohol siang selama Ramadan

Kebijakan ini berlaku sejak 2016, namun ketika itu restoran dan bar baru boleh buka setelah matahari terbenam sekitar pukul tujuh malam.

Hotel Gevora di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, menjadi hotel terjangkung sejagat. Hotel setinggi 365 meter ini dibuka buat umum pada 12 Februari 2018. (Arabian Business)

Hotel tertinggi di dunia dibuka buat umum hari ini

Hotel Gevora setinggi 365 meter ini terdiri dari terdiri dari 75 lantai dan memiliki 528 kamar.

Obyek wisata Bingkai Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, dibuka buat umum sejak 1 Januari 2018. (Supplied)

Bingkai Dubai dibuka buat umum

Bingkai Dubai (Birwaz Dubai) menyajikan pemandangan Dubai lama, Dubai baru, dan Dubai masa depan bagi para pelancong.

Bandar Udara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Wi-Fi gratis di Bandar Udara Dubai tercepat sejagat

Kecepatan mengunduhnya 39,50 Mbps dan kecepatan rata-rata untuk mengunggah 46,27 Mbps.





comments powered by Disqus