pelesir

Mas kawin tidak lazim di Arab Saudi

Ada lelaki Saudi minta satu riyal kepada calon mantunya karena tidak ingin memberatkan.

04 April 2017 12:05

Menikah di Arab Saudi biasanya berbiaya mahal. Orang tua pengantin perempuan suka meminta mahar mahal dan pesta perkawinan serba wah. 

Tapi ada juga sebagian orang tua memudahkan calon mantu lelakinya, dengan meminta mahar murah dan mudah dijangkau. Mereka percaya prinsip moralitas dan kepercayaan mesti diutamakan.

Beberapa waktu lalu, sebuah rekaman video diunggah di media sosial menunjukkan seorang lelaki Saudi di Jazan meminta calon mantunya berusia 26 tahun menghapal Al-Quran sebagai mahar untuk menikahi putrinya. 

Di Abha, seorang ayah meminta mas kawin sepuluh riyal kepada calon mantunya. Pria Saudi ini ingin mendobrak tradisi di mana banyak pemuda negara Kabah lambat menikah karena terganjal mahar kelewat mahal.

Di Tharban, masih wilayah Asir, lelaki Saudi cuma meminta mahar satu riyal kepada calon mantunya. Dia bilang agama memang mendesak agar prosesi perkawinan tidak memberatkan.

Pria Saudi lainnya hanya meminta calon suami putrinya mentraktir dirinya makan malam. Yang lain meminta mahar hapalan surat Al-Mulk.

Aplikasi Absyir membuat lelaki Arab Saudi dapat mengontrol pergerakan muhrimnya. (Twitter)

Lelaki Saudi bisa mengontrol muhrimnya lewat aplikasi Absyir

Lewat Absyir, pria Saudi bisa menentukan ke negara mana dan kapan muhrimnya bisa terbang serta pulang.

Penyanyi kondang dunia Mariah Carey tampil dalam konser perdananya pada Kamis malam, 31 Januari 2019, di King Abdullah Economic City, Arab Saudi. (Arab News)

Mariah Carey jadi artis perempuan internasional pertama konser di Arab Saudi

"Saya sangat girang melihat kalian semua berkumpul malam ini (Kamis malam)," kata Mariah dengan gaun hitam ketat hingga mata kaki.

Penyanyi kondang asal Amerika Serikat Mariah Carey. (Saudi Gazette)

Mariah Carey tampil di Arab Saudi pekan depan

Saudi akan menggelontorkan anggaran US$ 64 miliar buat membangun fasilitas hiburan.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Raja Salman izinkan musik dan lagu dimainkan di restoran

Sebagian ulama Wahabi masih mengharamkan musik dan lagu.





comments powered by Disqus