pelesir

Arab Saudi ternyata punya dua ribu gunung berapi

Gunung berapi di Saudi terakhir kali meletus pada 1256.

01 Juni 2017 12:20

Arab Saudi ternyata memiliki lebih dari dua ribu gunung berapi berumur ribuan tahun. Sepanjang sejarahnya baru terjadi 13 kali letusan besar.

Kawasan Madinah mempunyai paling banyak gunung berapi. Letusan terakhir kali terjadi di Gunung Al-Qadar, berlokasi di Hijaz, tenggara Madinah.

Letusan Al-Qadar berlangsung beberapa hari dan aliran lava mengalir sejauh 23 kilometer. Aliran lava terjauh berjarak 8,2 kilometer dari Masjid Nabawi di Kota Madinah.

Gunung berapi Al-Qadar mempunyai ketinggian lebih dari dua ribu meter di atas permukaan laut. Dekat Gunung Al-Qadar ada gunung berapi Al-Abyad.

Di dekat Kota Taif terdapat gunung berapi dengan kawah terdalam di Arab Saudi. Gunung ini memiliki kawah sedalam 240 meter dan berdiameter lebih dari 2.500 meter.

Arab Saudi memang menjadi tujuan utama bagi para ahli geologi untuk melakukan penelitian soal gunung berapi. Dari lebih dari dua ribu gunung berapi di Saudi, beberapa di antaranya dianggap memiliki kawah terindah di dunia.

Dr Abdul Aziz bin Laabun, profesor geologi di Universitas Raja Saud, Riyadh, bilang keindahan kawah sejumlah gunung berapi di Saudi telah menggaet perhatian peneliti dan pelancong.

Husain al-Jasim dari Uni Emirat Arab, menjadi penyanyi Arab pertama tampil dalam konser Natal tahunan di Vatikan, 15 Desember 2018. (Twitter)

Penyanyi Arab pertama tampil dalam konser Natal di Vatikan

Al-Jasmi menyanyikan lagu berjudul "We are the World" dalam konser di balai pertemuan Paulus VI.

Cincin milik Pontius Pilate, gubernur Romawi memerintahkan penyaliban Yesus, ditemukan di Bethlehem, Tepi Barat, pada 1968. (C. Am)

Cincin milik penyalib Yesus ditemukan di Bethlehem

Pilate memerintah Yerusalem selama 26-36 Masehi.

Seorang perempuan Arab Saudi mengunggah foto dirinya berabaya terbalik di depan umum. (Twitter)

Protes aturan berpakaian, perempuan Saudi berabaya terbalik

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman telah menyatakan kaum hawa di Arab Saudi tidak wajib berabaya. Yang penting berpakaian muslimah dan sopan.

Lisa, rapper perempuan pertama Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Penyanyi rap perempuan pertama di Arab Saudi

Namanya Lisa. Dia tinggal di Kota Madinah.





comments powered by Disqus