pelesir

Qatar ikut larang film Wonder Woman

Karena pemeran utamanya aktris Israel.

30 Juni 2017 22:43

Qatar mengikuti jejak Libanon dan Tunisia dengan melarang film Wonder Woman. Alasannya juga karena pemeran utama dalam film itu adalah aktris asal Israel.

Namun film tersebut masih tayang di Uni Emirat Arab, Oman, dan Bahrain. 

Perusahaan-perusahaan bioskop di Qatar, termasuk VOX Cinemas Qatar dan Novo Cinemas, membenarkan Wonder Woman tidak bakal diputar di Qatar. Film ini tadinya dijadwalkan tayang perdana di Qatar kemarin. 

Gal Gadot, pemeran utama Wonder Woman, tengah menjalani wajib militer di Israel, saat negara Zionis itu pada 2006 berperang selama 34 hari menghadapi Hizbullah, milisi Syiah terkuat di Libanon Selatan.

Semua warga negara Israel berumur 18 tahun ke atas harus mengikuti wajib militer. Bagi lelaki, wajib militer itu berlaku tiga tahun, sedangkan perempuan dua tahun. 

Ketika Israel berperang dengan Hamas tiga tahun lalu, Gal Gadot menyatakan dukungannya kepada pasukan Israel.

Qatar memang dikenal mendukung perjuangan Palestina. Selain menampung pimpinan Hamas di Doha, Qatar juga memberikan bantuan kemanusiaan untuk warga Jalur Gaza. 

Aplikasi Absyir membuat lelaki Arab Saudi dapat mengontrol pergerakan muhrimnya. (Twitter)

Lelaki Saudi bisa mengontrol muhrimnya lewat aplikasi Absyir

Lewat Absyir, pria Saudi bisa menentukan ke negara mana dan kapan muhrimnya bisa terbang serta pulang.

Penyanyi kondang dunia Mariah Carey tampil dalam konser perdananya pada Kamis malam, 31 Januari 2019, di King Abdullah Economic City, Arab Saudi. (Arab News)

Mariah Carey jadi artis perempuan internasional pertama konser di Arab Saudi

"Saya sangat girang melihat kalian semua berkumpul malam ini (Kamis malam)," kata Mariah dengan gaun hitam ketat hingga mata kaki.

Penyanyi kondang asal Amerika Serikat Mariah Carey. (Saudi Gazette)

Mariah Carey tampil di Arab Saudi pekan depan

Saudi akan menggelontorkan anggaran US$ 64 miliar buat membangun fasilitas hiburan.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Raja Salman izinkan musik dan lagu dimainkan di restoran

Sebagian ulama Wahabi masih mengharamkan musik dan lagu.





comments powered by Disqus