pelesir

Bertelanjang dada di negeri orang

Di negara asalnya, Arab Saudi, kaum lelaki mesti berpakaian menutup badan dan tidak boleh bercelana pendek. Sedangkan perempuannya wajib berabaya dan berjilbab. Bahkan banyak pula yang bercadar.

15 Agustus 2017 10:53

Tentu sangat jarang kita melihat Pangeran Al-Walid bin Talal bin Abdul Aziz berkendaraan roda. Dia lebih sering terlihat pelesiran menggunakan kapal pesiar supermewahnya, diberi nama Kingdom 5KR.

Kingdom mengambil nama dari perusahaan induk miliknya, Kingdom Holding Company. Angka 5 merupakan nomor keberuntungan diyakini Pangeran Al-Walid. KR adalah insial dari dua nama anaknya, Pangeran Khalid dan Puteri Rim.

Kingdom 5KR memiliki panjang 86 meter dan dilengkapi sebuah helikopter, kolam renang, dan bioskop. Kapal pesiar ini mampu menampung 22 tamu dan memiliki 31 kru.

Kingdom 5KR, tadnya bernama Nabila dibangun pada 1980 seharga US$ 100 juta, merupakan pesanan dari miliarder asal Arab Saudi Adnan Khashoggi, meninggal tahun ini. Nabila adalah nama dari anak perempuan Khashoggi. Nabila pernah disorot dalam film Never Say Never Again.

Karena terbelit masalah keuangan, Khashoggi lalu menjual Nabila kepada Sultan Brubei pada 1988, kemudian dijual lagi kepada Donald Trump - sekarang menjabat Presiden Amerika Serikat - seharga US$ 29 juta dan diberi nama Trump Princess.

Seperti Khashoggi dililit persoalan fulus, Trump lantas menjual kapal pesiar tersebut kepada Pangeran Al-Walid bin Talal seharga US$ 20 juta pada 1991.

Tentu kita tidak mungkin melihat Pangeran Al-Walid bin Talal bertelanjang dada dan bercelana pendek di muka umum. Di negara asalnya, Arab Saudi, kaum lelaki mesti berpakaian menutup badan dan tidak boleh bercelana pendek. Sedangkan perempuannya wajib berabaya dan berjilbab. Bahkan banyak pula yang bercadar.

Namun dalam liburan di kawasan wisata Bodrum di Laut Aegea, Turki, Pangeran Al-Walid bin Talal bisa melakoni kedua hal itu sekaligus. Kemarin pagi, keponakan dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ini bersepeda dengan bertelanjang dada sekaligus bercelana pendek.

Konglomerat berharta 17,7 miliar pound sterling versi majalah Forbes ini  mengendarai kendaraan beroda dua itu bareng sebagian anggota keluarga, teman, dan para pengawalnya.   

Pangeran berusia 62 tahun itu tiba bersama rombongan liburannya di Bandar Udara Milas-Bodrum dengan sebuah jet pribadi jumbo. Dari sana, pemilik Kingdom Holding Company ini bersama keluarganya memasuki enam mobil VIP dan menuju hotel dengan kawalan dua mobil polisi.

Barangkali sudah biasa, dia tidak merasa risih bertelanjang dada di negeri orang.

Salah satu adegan dalam film Wajda garapan sutradara Haifa al-Mansyur dari Arab Saudi. Film ini bercerita soal perjuangan seorang gadis cilik untuk membeli sepeda. (Tobias Kownatzki / Razor Film)

Arab Saudi izinkan bioskop berdiri Maret tahun depan

Bioskop pernah beroperasi di negara Bani Saud itu pada 1960-an dan 1970-an.

Lukisan wajah Yesus berjudul Salvator Mundi (Sang Penyelamat Dunia) karya Leonardo Da Vinci. (Arabian Business)

Abu Dhabi bantah lukisan wajah Yesus dibeli oleh anak Raja Salman

Lukisan berjudul Salvator Mundi itu kini menjadi koleksi Museum Louvre Abu Dhabi.

Pesawat Qatar Airways. (Twitter/@qatarairways)

Qatar Airways akan buka empat rute baru ke Indonesia tahun depan

Selama Januari sampai September tahun ini jumlah turis Qatar ke Indonesia sudah lebih dari 13 ribu orang.

Pemilik konglomerasi Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal. Dia ditahan sejak awal November 2017 atas tuduhan korupsi. (Arabian Business)

Bill Gates sebut Pangeran Al-Walid rekanan penting

Baru Gates bersuara sejak Pangeran Al-Walid ditangkap awal bulan ini.





comments powered by Disqus