pelesir

Pemeran utama film Wonder Woman diduga agen Mossad

Aktor Libanon Ziad Itani dibekuk Jumat pekan lalu atas tuduhan menjadi mata-mata Israel.

28 November 2017 08:31

Gal Gadot, aktris asal Israel menjadi pemeran utama dalam film Wonder Woman diduga merupakan agen Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel). Sangkaan itu dilontarkan surat kabar Al-Liwaa dari Libanon.

Al-Liwaa kemarin menerbitkan foto Gadot di halaman depan dan mengklaim namanya sebagai agen Mossad adalah Collette Vianfi. Dia dituding telah merekrut dan bekerja sama dengan aktor dari Libanon Ziad Itani.

Aparat keamanan Libanon membekuk Itani Jumat pekan lalu dengan tuduhan menjadi mata-mata Israel dan memasok informasi mengenai tokoh-tokoh politik di negaranya.

Melalui keterangan tertulis, Direktorat Jenderal Keamanan Negara bilang Itani ditangkap setelah berbulan-bulan aparat menyelidiki dan mengawasi kegiatan Itani di dalam dan luar Libanon.

Al-Liwaa menyebutkan Gadot alias Vianfi berencana menemui Itani di Beirut pekan ini, namun rencana itu dibatalkan setelah aktor tersebut ditahan.

Libanon melarang peredaran Wonder Woman lantaran pemeran utamanya Gadot merupakan aktris Israel. Keputusan ini berdasarkan sebuah undang-undang telah berlaku puluhan tahun, yakni melarang peredaran produk-produk dari Israel dan berhubungan dengan warga negara Zionis tersebut.

Gadot pernah dua tahun menjalani wajib militer di Israel setelah terpilih menjadi Miss Israel pada 2004.

Surat keputusan dari Departemen Kontrol Perbatasan Israel melarang pelancong asal Indonesia berkunjung ke Israel. (Albalad.co)

Israel cabut larangan berkunjung bagi warga Indonesia

Pembatalan ini bersifat sementara, berlaku selama 7-27 Juni 2018.

Dr Fadi Muhammad al-Batasy, anggota Hamas diduga dibunuh Mossad di Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia, 21 April 2018. (Screengrab)

Dua pembunuh anggota Hamas di Malaysia pakai paspor Serbia dan Montenegro

Polisi telah menemukan mobil dan senjata digunakan kedua pelaku.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi adili dua agen Mossad

Mereka dikenai sejumlah dakwaan, termasuk merencanakan serangan teror saat pelaksanaan haji pada 2014 dan mendukung milisi ISIS.

Restoran di Dubai, Uni Emirat Arab. (Gulf Business)

Restoran dan bar di Dubai boleh sajikan makanan dan minuman beralkohol siang selama Ramadan

Kebijakan ini berlaku sejak 2016, namun ketika itu restoran dan bar baru boleh buka setelah matahari terbenam sekitar pukul tujuh malam.





comments powered by Disqus