pelesir

Abu Dhabi bantah lukisan wajah Yesus dibeli oleh anak Raja Salman

Lukisan berjudul Salvator Mundi itu kini menjadi koleksi Museum Louvre Abu Dhabi.

10 Desember 2017 06:54

Museum Louvre Abu Dhabi Jumat lalu bilang Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Arab Saudi merupakan pembeli lukisan wajah Yesus seharga US$ 450,3 juta. Pernyataan ini sekaligus membantah laporan surat kabar the New York Times dan the Wall Street Journal menyebutkan gambar karya pelukis legendaris itu dibeli oleh Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman.

Lukisan dibuat 1.500 tahun lalu tersebut menjadi yang termahal sejagat setelah dibeli dalam acara lelang di rumah lelang Christie's di Ibu Kota London, Inggris.

Dalam lelang digelar bulan lalu ini terungkap Pangeran Muhammad bin Salman, merupakan anak Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz, sebagai pembeli lukisan berjudul Salvator Mundi (Sang Penyelamat Dunia) itu. Dia tidak menawar secara langsung, tapi yang mengikuti lelang adalah teman sekaligus kerabat jauhnya, Pangeran Badar bin Farhan as-Saud.

Seorang pejabat Saudi mengungkapkan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Arab Saudi memang meminta Pangeran Badar untuk membeli lukisan wajah yesus itu.

Museum Louvre Abu Dhabi - berlokasi di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, dan diresmikan bulan lalu - menyebutkan Salvator Mundi akan menjadi koleksi mereka.

Salvator Mundi diketahui sebagai karya Da Vinci terakhir dimiliki kolektor pribadi. Banyak ahli mengira lukisan itu sebuah salinan dari karya asli, namun terbukti asli selusin tahun lalu.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alriyadh.com)

Arab Saudi segera terbitkan visa pelancong bulan ini

Visa turis itu seharga 440 riyal, dapat diperoleh secara onile atau setiba di Arab Saudi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan undang Bruno Mars, Alicia Keys, dan Jennifer Lopez

Untuk pertama kali pula, penonton di Arab Saudi bakal disuguhkan pertunjukan teater dan tari modern.

Desain taman hiburan Qiddiyah, tengah dibangun di Arab Saudi. (Arabian Business0

Arab Saudi akan bangun roller coaster terpanjang, tertinggi, dan tercepat sejagat

Tiga fase pertama dari proyek Qiddiyah akan dibuka untuk masyarakat umum pada 2023.

Sebuah mal di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, masih ramai pengunjung ketika waktu salat magrib tiba. (Arabian Business)

Arab Saudi izinkan restoran, toko, dan mal buka di waktu salat

Hingga tiga tahun lalu, polisi syariah masih kelihatan berpatroli di negara Kabah itu. Mereka mengusir lelaki dan perempuan dari restoran, toko, dan mal-mal untuk salat ketika azan berkumandang.





comments powered by Disqus