pelesir

Rajah Razzuk kenangan Yerusalem

Keluarga Razzuk mulai menjadi pembuat tato di Mesir, di mana tradisi kaum Kristen Koptik di negara Nil itu menggambar salib di pergelangan tangan mereka.

21 Desember 2017 22:23

Bagi peziarah Nasrani, kios Rajah Razzuk merupakan salah satu tempat wajib dikunjungi saat melancong ke Yerusalem. Di toko pembuat tato itulah pengalaman berkunjung ke kota suci tiga agama itu bisa dipatri.

Toko pembuat rajah beragam desain salib ini berlokasi di kawasan Kota Tua, Yerusalem Timur. Di sana pula terdapat Gereja Makam Yesus, salah satu tempat dikeramatkan para pemeluk Kristen.

Di Kota Tua juga ada Tembok Ratapan, disucikan kaum Yahudi, dan kompleks Masjid Al-Aqsa, masjid tersuci ketiga bagi umat Islam setelah Masjid Al-Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.   

Noel Heavey, peziarah asal Irlandia berumur 54 tahun, tidak pernah berpikir untuk membikin tato di lengannya. Tetapi dia kepincut dengan beragam desain rajah salib dipublikasikan di situs resmi kios Rajah Razzuk.

Ketika melawat untuk pertama kalinya ke Yerusalem, menjelang Natal tahun ini, Noel mampir ke toko Razzuk. Dia memilih gambar satu salib besar hitam dikelililingi empat salib kecil berwarna merah dan ditambah ornamen pohon palem serta 2017. Tahun ini menunjukkan kunjungan perdananya ke Yerusalem sekaligus untuk mengingat tahun kematian ibunya.

Keluarga Razzuk mulai menjadi pembuat tato di Mesir, di mana tradisi kaum Kristen Koptik di negara Nil itu menggambar salib di pergelangan tangan mereka.

Wasim Razzuk, pemilik kios Rajah Razzuk, bertahun-tahun menolak terjun ke bisnis keluarganya. Tapi sekarang dia mulai mengajarkan keterampilan membikin rajah kepada putranya, baru berusia 14 tahun.

"Raja salib itu sesuatu tidak akan pernah Anda sesalkn karena Anda akan bangga atas hal tersebut," kata Wasim. "Dan ini bagian dari tradisi."

Noel pun nanti bisa kembali ke Irlandia dengan rajah salib sebagai kenangan dirinya pernah mengunjungi Yerusalem.

Ilustrasi perempuan Arab sedang berbicara di telepon seluler. (Arab News)

Pacaran tidak lagi tabu di Arab Saudi

Keduanya ketahuan oleh polisi syariah saat sedang berduaan di dalam mobil. Fadilah ditangkap tapi pangrean dibebaskan.

Lukisan wajah Yesus berjudul Salvator Mundi (Sang Penyelamat Dunia) karya Leonardo Da Vinci. (Arabian Business)

Arab Saudi akan bangun museum buat pajang lukisan wajah Yesus milik Bin Salman

Anak dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ini membeli lukisan buatan Leonardo da Vinci itu seharga Rp 6,3 triliun tiga tahun lalu.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir menggendong Hanan, anak pengungsi Suriah tinggal bersama orang tuanya di sebuah kamp di Distrik Zajla, Lembah Bekaa, Libanon. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Hampir setengah dari situs bersejarah Yahudi di Suriah hancur karena perang

Situs Yahudi terancam hancur di Suriah adalah Sinagoge Bandara di Kota Aleppo dan Sinagoge Nabi Elijah di Ibu Kota Damaskus.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Perusahaan film asal Inggris akan buat film mengenai pembunuhan Jamal Khashoggi

Mayatnya dimutilasi namun sampai sekarang Saudi masih merahasiakan di mana potongan-potongan tubuh Khashoggi dikubur.





comments powered by Disqus