pelesir

Pedagang di Makkah dilarang jual suvenir Kabah, Maqam Ibrahim, dan Masjid Al-Haram

Penjualan suvenir bergambar Kabah, Maqam Ibrahim, atau Masjid Al-Haram merupakan penghinaan terhadap kesakralan tempat suci tersebut.

11 Januari 2018 22:21

Kementerian Perdagangan dan Investasi Arab Saudi telah melarang para pedagang di Kota Makkah untuk menjual beragam suvenir menggambarkan Kabah, Maqam Ibrahim, dan Masjid Al-Haram.

Msnurut seorang sumber dalam kementerian itu, inspkesi sudah dilakukan oleh tim dan mereka telah menyita berbagai suvenir menggambarkan Kabah, Maqam Ibrahim, dan masjid Al-Haram. Para pedagang sudah diperingatkan untuk tidak menjual suvenir semacam itu dan yang melanggar bisa dikenai sanksi.

Profesor Hukum Islam Ali at-Tawaim bilang kepada Arab News, penjualan suvenir bergambar Kabah, Maqam Ibrahim, atau Masjid Al-Haram merupakan penghinaan terhadap kesakralan tempat suci tersebut. Dia menilai itu praktek keliru.

Bagai para jamaah umrah dan haji, suvenir mengenai Makkah dicari sebagai oleh-oleh dan kenangan dari perjalanan ibadah mereka ke kota suci itu.

Makkah, Arab Saudi. (www.skycrapercity.com)

Installing a retractable roof over Kaaba is not allowed

"Why hajj has to become luxury? Without feeling the heat like our Prophet did and companions," said Alawi.

Kabah di Kota Makkah, Arab Saudi. (Arab News)

Arab Saudi berencana bikin atap buka tutup di atas Kabah

Pemasangan atap itu bakal merupakan pelecehan terhadap Kabah.

Suasana di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi,  setelah sebuah derek raksasa jatuh pada 11 September 2015. Insiden ini menewaskan 111 jamaah haji dan melukai lebih dari 200 orang lainnya.  (Al-Arabiya)

Proyek perluasan Masjid Al-Haram dimulai lagi bulan depan

Perluasan Masjid Al-Haram senilai US$ 26,6 miliar dihentikan setelah di musim haji 2015 sebuah derek raksasa jatuh di dalam masjid.

Posisi kain penutup Kabah (kiswah) dinaikkan tiga meter selama musim haji untuk menghindari kerusakan. (Saudi Gazette)

Selama musim haji posisi kiswah dinaikkan tiga meter

Bukan sekadar disentuh bahkan ada yang nekat mengambil sebagian kiswah.





comments powered by Disqus