pelesir

Setelah jadi penjara tahanan korupsi, Ritz Carlton di Riyadh dibuka lagi bulan depan

Pangeran Al-Walid sudah dipindah ke Penjara Hair.

15 Januari 2018 23:21

Hotel bintang lima Ritz carlton di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi akan dibuka kembali buat masyarakat setelah menjadi penjara bagi tahanan korupsi kelas elite selama lebih dari dua bulan.

Beberapa kali Albalad.co mencoba memesan kamar di sana untuk bulan ini tidak tersedia. Demikian pula di awal bulan depan. Kamar di Ritz Carlton di Riyadh baru bisa dipesan mulai 14 Februari mendatang.

Ketika Albalad.co mencoba memesan sebuah kamar untuk periode 14-15 Februari 2017 lewat situs booking.com, tersedia kamar bertarif 509 pound sterling atau sekitar Rp 9,3 juta per malam.

Lebih dari 200 pangeran, konglomerat, dan pejabat sejak awal November lalu ditangkap dengan tuduhan terlibat rasuah. Penangkapan besar-besaran ini dilakukan atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi, diketuai oleh Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman.

Tapi sejak bulan lalu sebgain besar tahanan sudah dibebaskan dari Ritz Carlton dan dua hotel lainnya karena ada yang terbukti tidak bersalah dan sebagian bersedia menyerahkan harta sebagai syarat pembebasan.

Sedangkan 60 tahanan tersisa, termasuk pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal, menurut sumber Albalad.co dekat dengan keluarga kerajaan, pekan lalu dipindah ke Penjara Al-Hair di selatan Riyadh. Ini merupakan penjara superketat khusus bagi tahanan terorisme dan para pembangkang rezim Bani Saud.

Piramida Bent di Mesir. (Wikipedia.org)

Mesir buka dua piramida kuno buat pelancong

Kedua piramida itu berumur sekitar empat ribu tahun.

Grup band asal Korea Selatan, Super Junior, tampil di Kota Jeddah, Arab Saudi, 12 Juli 2019.  (Saudi Gazette)

Super Junior menjadi grup band Korea pertama konser di Arab Saudi

BTS bakal konser di Riyadh pada 11 Oktober mendatang.

Toko menjual minuman keras di Dubai. (Arabian Business)

Dubai mulai izinkan pelancong asing beli minuman beralkohol

Para pemohon dapat memperlihatkan paspor mereka di toko menjual minuman keras dan menandatangani formulir menyatakan mereka bukan penduduk UEA.

Fusion Club, bar berlokasi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Time Out Dubai)

Bar di Dubai gratiskan minuman kepada perempuan sesuai berat badan

Hingga akhir bulan ini, Fusion Club juga memberikan tiga minuman gratis saban malam kepada pengunjung perempuan berumur 30-40 tahun.





comments powered by Disqus